Berita Viral

Jeritan Hati Karyawan Air Mineral, Ngaku Sepi Pembeli Usai Seruan Boikot, Nafkah Keluarga Terancam

Diduga salah seorang karyawan air mineral ini bercerita bagaimana susahnya karyawan yang terdampak oleh masalah ini.

Editor: pairat
Tiktok @robbi.nuralamsyah
Curhatan karyawan air mineral sepi peminat usai seruan boikot. 

SRIPOKU.COM - Viral curhatan hati seorang pria yang diketahui merupakan karyawan salah satu merk air mineral terkenal di Indonesia.

Ia mengaku sepi peminat dan pembeli usai seruan boikot produk buatan perusahaan yang dukung Israel.

Dengan kondisi seperti ini, ia khawatir terancam tak dapat memberi makan anak dan istri.

Pantauan Sripoku.com pada akun sosial media TikTok @robbi.nuralamsyah, Jumat (17/11/2023) yang diduga salah seorang karyawan air mineral ini bercerita bagaimana susahnya karyawan yang terdampak oleh masalah ini.

Tampak pada awal video terlihat para karyawan tengah duduk santai gara-gara tidak ada pekerjaan yang harus dilakukan karena penjualan sedang sepi.

"Karyawan toko Aq*a berduka," tulisnya.

Kemudian dirinya mengaku sudah sekitar dua minggu mengalami sepi pembeli.

"Sudah dua minggu kesepian tiada orderan," ungkapnya.

Jeritan hati karyawan air mineral
Jeritan hati karyawan air mineral terancam tak bisa nafkahi keluarga karena sepi peminat usai seruan boikot.

Risau karena penjualan yang biasanya ramai dan lancar, namun sekarang justru mengalami sepi pembeli.

Mereka para karyawan yang terdampak masalah ini pun resah karena setiap hari harus menghasilkan uang untuk makan anak dan istri di rumah.

"Sedangkan tiap hari harus dapet cuan, anak istri di rumah kudu dikasih makan,’’ lanjutnya.

Ia berpendapat tak habis pikir dengan orang yang tak membeli produk tempatnya bekerja.

Hal ini berimbas pada nasib mereka sebagai pekerja karena jika terus seperti begini bisa-bisa keluarga mereka di rumah tidak dapat makan.

‘’Dimanakah hati nurani tuan, sampai kapan kami dibeginikan, keluarga kami bisa tidak makan,’’ tulisnya.

Bahkan ia mengatakan produk milik tempatnya bekerja bukan lah berasal dari luar negeri melainkan buatan Indonesia.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved