Berita BPSIP Sumsel
Gencar Laksanakan Bimbingan Teknis Perbenihan Padi Terstandar, BPSIP Sumsel Berkunjung ke Musi Rawas
Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Sumsel mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka mendukung terwujudnya kemandirian pangan
SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS - Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Sumsel mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka mendukung terwujudnya kemandirian pangan melalui keberlanjutan mandiri benih di Sumatera Selatan (Sumsel).
Kegiatan Bimtek kali ini dilaksanakan di Rumah Ketua Kelompok Tani Sukatani I Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas, Rabu (08/11/2023).
BPSIP melalui Bimtek perbenihan padi terstandar berperan memberikan fasilitasi kepada kelompok tani, kelompok penangkar dan gabungan kelompok tani dengan kelompok penangkar untuk meningkatkan kapasitas (capacity building) dalam rangka memproduksi benih untuk memenuhi kebutuhan benih di wilayah Musi Rawas.
"Kita memiliki harapan yang sama yaitu Sumsel mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional, langkah awal yang perlu diperhatikan adalah melalui produksi benih dan pemilihan benih yang terstandar. Dengan Bimtek perbenihan ini diharapkan dapat melahirkan penangkar-penangkar baru yang bisa memenuhi kebutuhan benih Provinsi dan Nasional," kata Susilawati SP MSi yang mewakili Kepala BPSIP Sumsel Dr Suharyanto SP MP.
Masih kata Susilawati, koordinasi seperti Bimtek ini harus dilaksanakan berkelanjutan agar dapat menambah pengetahuan kepada kelompok tani dan penangkar, baik penangkar lama dan baru.
Harapannya ada prilaku yang bisa mengarahkan petani dalam menerapkan standar pertanian di Sumsel dengan baik dan benar.
"Kegiatan Bimtek ini diikuti 50 peserta, yang terdiri dari kelompok tani dan tenaga penyuluh pertanian. Bimtek ini juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas dan perwakilan Anggota Komisi IV DPR RI," ungkap Koordinator Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian (KSPP) BPSIP Sumsel ini.
Benih yang unggul sudah pasti akan meningkatkan produksi panen dan meningkatkan taraf hidup petani.
Meski membutuhkan waktu dan proses yang berkelanjutan kolaborasi pemerintah dan masyarakat tetap harus dilakukan.
Sedangkan Dr Riezky Aprilia SH MH selaku Anggota Komisi IV DPR RI yang diwakilkan oleh Rayzaldi Armes mengatakan, bahwa ia mengapresiasi kegiatan ini.
"Besar harapan kami untuk petani-petani di Musi Rawas bisa semakin maju dengan adanya bantuan teknologi pertanian, itulah salah satu wujud mitra Komisi IV dan Kementrian Pertanian. Musi Rawas ke depan diharapkan bisa menjadi daerah sumber benih yang terstandar untuk wilayah Musi Rawas dan sekitarnya," katanya.
Sedangkan Dr Ir Hayatun Nofrida MP selaku Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas, mengungkapkan kontribusi Musi Rawas dalam menjaga kebutuhan pangan Provinsi dan Nasional.
"Kabupaten Musi Rawas merupakan salah satu lumbung pangan untuk Sumsel, khususnya tanaman padi di Musi Rawas sendiri produktivitasnya berada di urutan ketiga untuk Provinsi Sumsel. Beberapa hal yang bisa membuat Musi Rawas bisa mencapai produktivitas yang relatif bagus, berdasarkan hasil produksi kemudian juga di 6 kecamatan sudah dilaksanakan irigasi teknis," katanya.
Hayatun menyampaikan, dukungannya atas kegiatan perbenihan padi terstandar di Musi Rawas ini.
Pemerintah Musi Rawa sangat fokus dan berkomitmen dalam meningkatkan kapasitas petani untuk menghasilkan benih padi yang terstandar.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, dalam rangka meningkatkan nilai tambah harga padi dan juga untuk mencukupi benih padi di Musi Rawas, mudah-mudahan pelatihan bimtek hari ini bisa menjadikan Musi Rawas sebagai daerah penghasil benih yang terstandar," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Susilawati-SP-MSi-selalu-Koordinator-KSPP-BPSIP-Sumsel-Rabu-8112023.jpg)