Hasil Survei Kota Ternyaman di Indonesia, Palembang Terlempar Peringkat ke 35 Ini Kata Pengamat

Peringkat kota ternyaman di Indonesia, Kota Palembang yang sebelumnya menempati peringkat ke dua, kini harus rela terlempar jauh keluar dari 10 besar

Tayang:
Penulis: Reigan Riangga | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM / Abdul Hafiz
Jembatan Ampera yang merupakan ikon Kota Palembang -- Peringkat kota ternyaman di Indonesia, Kota Palembang yang sebelumnya menempati peringkat ke dua, kini harus rela terlempar jauh keluar dari 10 besar 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Peringkat kota ternyaman di Indonesia, Kota Palembang yang sebelumnya menempati peringkat ke dua, kini harus rela terlempar jauh keluar dari 10 besar kota seluruh penjuru nusantara.

Penilaian ini diketahui berdasarkan dari Ikatan Ahli Perencanaan yang merilis hasil survei Kota ternyaman di Indonesia.

Hasil itu menunjukkan Kota Palembang berada di peringkat ke 35 kota ternyaman di Indonesia. 

Menyikapi itu, Pengamat Kebijakan Publik Dr Husni Thamrin menjelaskan bahwa secara keadaan dan kasat mata, sebagai warga kota pempek, dirinya pribadi turut merasakan penurunan kenyamanan ini. 

Menurutnya, kriteria seperti jalanan macet dan berlubang, lampu jalan banyak yang mati, transportasi umum bermasalah.

Hingga jalanan banjir sewaktu hujan, sungai-sungai yang masih kotor serta berbagai masalah perkotaan lainnya seperti seakan kian bertumpuk.

"Siapa yang bertanggung jawab terhadap semua ini? jawaban normatifnya adalah kita semua. Tapi tentu saja ada pihak yanh harus memimpin dalam hal ini Pemkot sebagai leadingnya." ungkap Husni Thamrin, Selasa (25/10/2023).

Nilai kenyamanan hendaknya menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi Pemkot Palembang untuk mengembalikan tingkat kenyamanan bagi warganya.

"Kita semua tahu bahwa alasan klasiknya adalah anggaran. Tapi seyogyanya ini dapat disiasati dengan melibatkan semua pihak termasuk warga (public engagement). Sehingga Pemkot tidak sendirian." Ujarnya.

Dijelaskan, disinilah ditantang kapabilitas Pemkot Palembang dalam membangun kotanya serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat banyak.

"Jadi, tidak hanya dengan sekesar membangun sendiri infrastruktur dan pelayanan perkotaan, tetapi juga kapabel dalam mendorong dan melibatkan warga secara aktif dalam membangun kotanya," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved