Berhasil Turunkan Angka Stunting, Pemkot Pagar Alam Diganjar Rp6,7 Miliar
Wakil presiden menyerahkan dana insentif kepada Pemkot Pagar Alam sebesar Rp6,7 miliar atas keberhasilan menekan angka stunting
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM - Wakil presiden Republik Indonesia KH Ma'rup Amin menyerahkan dana insentif kepada Pemkot Pagar Alam sebesar Rp6,7 miliar atas keberhasilan menekan angka stunting.
Penyerahan dana tersebut langsung di serahkan oleh Wapres Ma'rup Amin kepada Pj Walikota Pagar Alam di istana Wapres Jakarta pada Jumat (6/10/2023) kemarin.
Pj walikota Pagar Alam Lusapta Yudha Kurnia mengatakan, prestasi yang baru saja diraih ini akan jadi pemacu untuk bekerja keras lagi menekan stunting hingga 1 digit saja di 2024 mendatang.
"Alhamdulillah ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita semua dan ini berkat kerja fokus semua pihak termasuk para kader Poayandu yang konsisten memberikan pelayanan terutama perhatiannya kepada kesehatan ibu dan anak," ujar Walikota, Senin (9/10/2023)
Terpisah Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan dan Anak Paber Napitupulu mengatakan, dana insentif yang di terima oleh Pemkot Pagar Alam akan di alokasikan 10 organisasi perangkat daerah (OPD) di antaranya dinas Kesehatan dan dinas Pemukiman.
"Untuk pengunaan maupun pengalokasian dana insentif tersebut masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat namun pastinya pemanfataannya nantinya selain dinas kami ada juga untuk dinas kesehatan serta dinas pemukiman yang fokus menekan angka stunting dimana targetnya bisa turun hingga 1 digit," jelasnya.
Untuk di ketahui pada tahun 2021 angka stunting di Kota Pagar Alam menjadi 18,5 persent dan pada 2022 mampu di tekan menjadi 11,7 persen yang menjadikan Kota Pagar Alam yang terendah angka Stunting seprovinsi Sumatera Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Pagaralam-dapat-penghargaan.jpg)