Berita Viral

Nasib Bocah Dibully di Masjid & Dipiting Tanpa Perlawanan, Cuma Dapat Ucapan Maaf, Pelaku Bebas

Dalam video viral yang dibagikan Ahmad Sahroni, terlihat jelas detik-detik bocah berbaju merah dihajar oleh temannya.

Editor: Fadhila Rahma
Instagram/ahmadsahroni88 - ISTIMEWA
Inilah akhir kasus penganiayaan siswa SMP di Balikpapan Utara, Kalimantan Timur 

"Ngomong aja, jangan begitu lu," pinta bocah yang menghajar.

Baca juga: Viral Bocah Laki-laki Dipukul hingga Nyaris Dihantam Pakai Meja Panjang, Menangis Tanpa Perlawanan

Mengunggah video memilukan tersebut, Ahmad Sahroni menyebut peristiwa pem-bully-an yang tengah viral tersebut terjadi di Samarinda.

Namun setelah ditelusuri TribunnewsBogor.com, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di Balikpapan Utara, Kalimantan Timur.

Dikutip dari Kompas.com, terkuak fakta mengenai TKP tempat segerombolan bocah melakukan pembullyan tersebut.

Diduga kejadian ini terjadi di Masjid Kawasan KM 0,5 Balikpapan pada Kamis (28/9/2023).

Terkait kasus viral tersebut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Pihak Polda Kaltim kini tengah memburu pelaku yang diduga masih berusia di bawah umur.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo menyebut, pihaknya masih menelusuri sosok pelaku dan korban yang terekam di video viral tersebut.

Sebab hingga kini, keluarga korban belum membuat laporan atas penganiayaan yang dialami bocah berbaju merah tersebut.

"Masih ditelusuri oleh anggota karena sama sekali tidak dilaporkan oleh keluarga korban," ungkap Kombes Pol Yusuf Sutejo, dikutip dari Kompas.com.

Kejadian lagi, aksi bocah sok jago bully dan aniaya temannya hingga menangis histeris di masjid, kejadian tersebut terjadi di Balikpapan Utara (Instagram/ahmadsahroni)
Kejadian lagi, aksi bocah sok jago bully dan aniaya temannya hingga menangis histeris di masjid, kejadian tersebut terjadi di Balikpapan Utara (Instagram/ahmadsahroni) ()

Sementara itu, penyidik di Polsek Balikpapan Utara juga tengah memburu sosok pelaku maupun korban.

Diungkap Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Bitab Riyani, kasus bullying tersebut masih ditelusuri jajarannya.

AKP Bitab Riyani menyebutkan, perundungan terhadap AA bermula saat korban meminta sebuah foto kepada kedua pelaku.

Karena ketidaksetujuan pelaku terhadap permintaan tersebut, tindakan perundungan pun terjadi.

Sayangnya kasus tersebut tidak berlanjut ke ranah hukum dan kini telah berakhir damai melalui proses mediasi.

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved