Advertorial
Universitas Muhammadiyah Palembang Dampingi Masjid Bersejarah di Palembang Go Digital
Di Palembang terdapat beberapa masjid bersejarah, salah satunya adalah Masjid Kiai Muara Ogan atau yang biasa dikenal dengan Masjid Marogan.
SRIPOKU.COM -- Masjid merupakan sarana syiar agama yang saat ini mulai banyak melakukan revitalisasi.
Tidak hanya dari aspek infrastruktur namun dari sistem informasinya.
Di Palembang terdapat beberapa masjid bersejarah, salah satunya adalah Masjid Kiai Muara Ogan atau yang biasa dikenal dengan Masjid Marogan.
Pada Senin (28/08/2023), Masjid Kiai Muara Ogan meluncurkan sistem informasi berbasis website yang dapat diakses di www.kiaimuaraogan.com.
Masjid Kiai Muara Ogan merupakan masjid tertua kedua di Palembang yang dibangun pada 1871 Masehi (M) oleh seorang pengusaha sukses bernama Kiai Masagus H. Abdul Hamid bin Mahmud alias Kiai Muara Ogan.
"Masjid ini berawal dari kepemilikan pribadi."
"Namun pada 1893 M diwakafkan kepada masyarakat sekitar, khususnya daerah Kertapati dan sekitarnya", ujar Ismail, S.P selaku Ketua DKM Masjid Kiai Muara Ogan.
Digitalisasi Masjid Kiai Muara Ogan merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh tim dosen Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang yang diketuai oleh Nidya Wisudawati, S.T., M.T., M. Eng.
Kegiatan ini didukung penuh oleh Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) UM Palembang yang saat ini dipimpin Dr. Ir. Gusmiatun, M.P, sebagai bentuk dukungan kepada dosen dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Kami selaku zuriat berharap dengan adanya website ini dapat meneruskan perjuangan syiar Islam yang telah dimulai Kiai Muara Ogan."
"Tidak hanya ke masyarakat sekitar, tetapi juga ke masyarakat global", tutur Ketua DKM Masjid Kiai Muara Ogan, Ismail, S.P.
===
Simak berita Sripoku.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Masjid-Kiai-Muara-Ogan-merupakan-masjid-tertua-kedua-di-Palembang-yang-dibangun-pada-1871-M-2.jpg)