Siswi SD Buta Ditusuk Tusuk Sate

Pelaku Belum Terungkap, Pengacara Hotman Paris Himbau Polisi Usut Kasus Siswi SD Gresik yang Buta

Menyikapi hal ini, Hotman Paris menghimbau pihak Polsek Gresik untuk segera bertindak mendalami kasus ini.

|
Tribunjatim.com/Willy Abraham
SA (8) digendong ayahnya menuju ruang pemeriksaan MRI di Rumah Sakit PHC Surabaya, Rabu (20/9/2023). SA merupakan siswi kelas 2 SDN 236 Gresik yang disebut-sebut mengalami risiko kebutaan, usai matanya dicolok tusuk bakso oleh kakak kelasnya. 

SRIPOKU.COM -- Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea ternyata turut mengawasi kasus siswi SD asal Gresik yang buta usai diduga matanya dicolok kakak kelas.

Melalui Instagramnya, Hotman Paris justru mempertanyakan mengapa sosok pelaku hingga kini belum terungkap.

Dalam salah satu postingannya, akun Instagram Hotman Paris mengunggah hasil screenshot sebuah artikel yang menyebut jika pihak sekolah diduga menutupi kasus ini.

Menyikapi hal ini, Hotman Paris menghimbau pihak Polsek Gresik untuk segera bertindak mendalami kasus ini.

"Halo Kapolres Gresik agar bertindak," tulis Hotman Paris, Selasa, (19/9/2023).

"Apa pelaku belum ketahuan??" sambungnya pada unggahan lain.

Hal itu kemudian direspon oleh Konsultan hukum 911 Hotman Paris yang turun tangan membantu mengusut kasus tersebut.

"Agar segera netizen yg punya kontak keluarga korban DM saya! Hotman 911 akan bantu!," tulis Zaskiadhea_.

Hotman Paris Hutapea mengobrol bersama tandemnya, Melaney Ricardo
Hotman Paris Hutapea mengobrol bersama tandemnya, Melaney Ricardo (YouTube/Melaney Ricardo)

===

Hasil pemeriksaan MRI tunjukkan kejanggalan

Terdapat kejanggalan dari hasil MRI SA yang buta dicolok tusuk bakso oleh temannya.

Kejanggalan yang muncul adalah adanya penemuan Dokter Spesialis yang ternyata tak menemukan kelainan apapun pada mata korban, termasuk bentuk kekerasan yang terjadi pada mata korban.

Hasil dari pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) di RS PHC Surabaya menunjukan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di mata SA (8).

Dokter Spesialis Mata dari RSUD Ibnu Sina Gresik, dr Bambang Tuharianto menyampaikan hasil MRI dari SA, siswi kelas 2 SD yang mengalami kebutaan.

Hasil menunjukkan, SA mengalami penurunan penglihatan di mata kanan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved