Suara Hati Pedagang Pasar Sejak E-Commerce Hadir, Omzet Terus Menurun, Jualan Online Malah Kesulitan

Penjualan pakaian yang ada di e-commerce lebih cepat laku karena model yang ditawarkan bermacam dan baru.

Dok. SRIPOKU.COM
FOTO ILUSTRASI -- Pedagang pakaian di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, mengeluhkan penurunan omzet. Mereka merasa tidak mampu menghadapi persaingan dengan perdagangan online melalui platform e-commerce. 

SRIPOKU.COM -- Kemudahan y ang ditawarkan e-commerce sebagai sarana alternatif berbelanja justru berbanding terbalik dengan kenyataan yang dialami pedagang di lapangan.

Tidak sedikit pedagang yang selama ini mengandalkan lapak mulai mengeluhkan dampa dari hadirnya e-commerce.

Hal ini lah yang turut dirasakan pedagang pakaian yang ada di Pasar Besar Kota Malang.

Perlahan tapi pasti, para pedagang ini mulai merasakan dampak dari persaingan dengan platform e-commerce.

Hal itu salah satunya dikeluhkan oleh pedagang bernama Hanifah (40).

Dia mengeluhkan sepinya pengunjung yang datang ke Pasar Besar Kota Malang dengan membagikan video melalui akun TikTok-nya, @hanif_alfathir.

Menurutnya, saat ini pakaian yang dijual secara elektronik lebih murah dibandingkan dengan yang ada di pasar-pasar rakyat.

Sementara itu, baginya beradaptasi ke e-commerce tidak mudah.

"Kita live, kalau tidak punya viewers, followers, pedagang-pedagang biasa sulit bisa dapat seperti ongkir gratis, sulit bisa dibantu," kata Hanifah dalam video TikTok-nya.

Saat ditemui, Hanifah mengatakan, dirinya tidak bermaksud menyalahkan keberadaan platform e-commerce.

Namun, sebagai pedagang pasar, ia merasakan penghasilannya yang terus mengalami penurunan.

Dia mengatakan, omzet yang diterima saat ini mengalami penurunan sekitar 50 - 60 persen dibandingkan saat dan sebelum pandemi Covid-19.

"Sekarang sehari omzet Rp 3 juta sudah Alhamdulillah."

"Dulu sewaktu corona (pandemi Covid-19) masih sekitar Rp 15 juta sampai Rp 20 juta."

"Sebelum corona (pandemi Covid-19) pernah Rp 40 juta, Rp 35 juta," kata Hanifah, Selasa (12/9/2023).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved