Popnas XVI di Sumsel

IPSI Bantah Wasit Juri Popnas XVI Berebut Makan

Kami mengklarifikasi bahwa makanan yang disediakan untuk wasit juri pencak silat saat Popnas tidak pernah berebutan dengan panitia

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Abdul Hafiz
Asisten Technical Delegate Cabor Pencak Silat Drs Darlis yang juga Sekum Pengprov IPSI Sumsel melakukan pengalungan medali emas kelas C Putra atlet kontingen Sumsel atas nama Yaqinan Shodiqon Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI di Gedung Dekranasda Jakabaring, Sabtu (2/9/2023). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sekum Pengprov IPSI Sumsel selaku Asisten Technical Delegate Cabor Pencak Silat Drs Darlis membantah adanya keluhan wasit juri yang menyebutkan jatah makanan harus berebutan dengan Panitia pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI. 

"Kami mengklarifikasi bahwa makanan yang disediakan untuk wasit juri pencak silat saat Popnas tidak pernah berebutan dengan panitia," ungkap Drs Darlis, Rabu (6/9/2023). 

Justru kata Darlis,makanan dan pelayanan untuk wasit juri sangat diutamakan kebutuhan dan pelayanan untuk wasit juri terpenuhi dengan baik yang disediakan pihak hotel.

"Alhamdulillah tuan rumah menjamu wasit wasit juri di luar Sumsel dengan ekstra. sehingga terjalin silahturahmi yang baik," kata Darlis. 

Bantahan tudingan makan wasit juri berebutan dengan panitia menurutnya tidak beralasan sebab panitia yang tidur di hotel itu hanya yang tugasnya melekat dengan wasit juri, sekretaris pertandingan dan beberapa orang dan yang luar Palembang di hotel. Dan panitia makannya diantar di gedung pertandingan

Seperti pernah diberitakan sempat viral pemberitaan yang menyebutkan adanya wasit juri pertandingan pencak silat yang tidak mengetahui informasi mengeluhkan hingga penutupan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI, Minggu (3/9/2023) honor dan uang pengganti transport belum diterimanya. 

Selain masalah honor, pembayaran tim VAR (video assistant replay) dan digital scoring juga dianggap tidak sesuai harapan. 

"Kami berharap hak kami dapat segera diberikan," ujar salah satu wasit juri. 

Bukan hanya itu, Ia menceritakan bahwa konsumsi di hotel juga bermasalah karena harus rebutan dengan panitia agar kebagian makanan.

"Menurut saya perhelatan di Sumsel tidak sukses karena menyisakan permasalahan, dan kurangnya pelayanan dari panitia," ujarnya.

Asisten Technical Delegate Popnas XVI Cabor Pencak Silat Dra Darlis yang juga Sekum Pengprov IPSI Sumsel membenarkan masih menunggaknya pembayaran honor dan uang pengganti transport seluruh panitia di semua cabor, dan sudah memakluminya. 

"Kawan-kawan wasit juri sudah maklum tentang honor dan penggantian uang transportasi, karena sudah diinformasikan sebelum kegiatan pertandingan," ungkap Drs Darlis 

Dijelaskan Darlis, penyaluran honor dan penggantian uang transportasi wasit juri dan panitia lainnya seluruh cabor ini menjadi kewenangan PB Popnas yang dibayarkan langsung melalui rekening Bank Sumsel Babel setiap panitia Popnas. 

"Dikasihkannya masuk ke rekening itu setelah pertandingan dan ini berlaku di setiap bidang dan semua cabor. Tidak hanya pada wasit juri pencak silat saja," kata Darlis. 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved