Breaking News

Berita Palembang

Alvin Kennedy Resmi Nahkodai Inti Sumsel Masa Bakti 2022-2024, Ini Program-programnya

Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) Sumatera Selatan (Sumsel) masa bakti 2022 – 2024 dinahkodai oleh Alvin Kennedy

|
Editor: Odi Aria
Tribunsumsel.com/Linda Trisnawati
Foto bersama usai Pelantikan PD Perhimpunan Inti Sumsel di Griya Agung, Sabtu malam (12/8/2023). 

SRIPKU.COM, PALEMBANG - Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) Sumatera Selatan (Sumsel) masa bakti 2022 – 2024 dinahkodai oleh Alvin Kennedy yang merupakan pengusaha di Palembang.

Alvin Kennedy resmi dikukuhkan  langsung oleh Ketua Umum Perhimpunan Inti pusat Teddy Sugiarto di Griya Agung dan dihadiri secara langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru serta Ketua DPRD Provinsi Sumsel RA. Anita Noeringhatin  dan pejabat terkait lainnya.

"Untuk ke depannya sudah ada beberapa program yang dibuat dan siap dilaksanakan dengan segera oleh para pengurus," kata Ketua PD Perhimpunan Inti Sumsel, Alvin Kennedy disela-sela Pelantikan di Griya Agung, Sabtu (12/8/2023) malam.

Menurut Alvin, mulai dari sektor pendidikan, sosial, budaya, ekonomi dan kerukunan umat serta sinergi pada organisasi yang ada termasuk pula ke pemerintah setempat.

"Inti terbentuk dan berdiri bukan untuk kepentingan politik pihak manapun.

Karena kita merupakan satu kesatuan dan organisasi yang berada di daerah untuk memajukan warga dan  membangun sinergi dengan Pemda setempat," katanya

Sedangkan untuk program lainnya,  pihaknya juga akan membangun koordinasi dan konsolidasi pengurus yang ada saat ini.

Tentunya, semua ini dapat kembali menghidupkan dan juga menggerakkan Inti Sumsel untuk bisa lebih maju lagi ke depannya.

"Kami ada untuk kita semua, sehingga yang kami lakukan sepenuhnya merupakan bagian komitmen Inti untuk semakin berkontribusi dalam pembangunan dan juga program pemerintah daerah," katanya

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengungkapkan, ia sangat mengapresiasi dilantiknya Inti Sumsel tersebut.

Paling tidak, antara PD Perhimpunan Inti Sumsel dan Pemprov Sumsel mampu berkolaborasi dan bersinergi disetiap program yang dicanangkan oleh pemerintah.

"Ini adalah sebuah perkumpulan bukan hanya etnisnya yang berbeda, bukan hanya karena agamany berbeda tapi ada yang mengikat yakni tujuan kebersamaan kita semua dan ini harus terus dipupuk," katanya

Deru meningkatkan, Kepada Ketua Inti Sumsel serta segenap pengurus yang baru dilantik, mereka punya tugas yang tidak ringan.

Selain harus berperan mendukung Sumsel Zero konflik, para pengurus Inti juga dimintanya untuk memperkuat komunikasi dengan organisasi masyarakat (Ormas) lainnya yang ada di Sumsel seperti misalnya Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB).

Dalam kesempatan Herman Deru juga berharap dengan terbentuknya Inti di Sumsel akan semakin dapat menjembatani hubungan baik antara pengusaha dengan pemerintah, pengusaha dengan pengusaha maupun budayawan serta para pelaku ekonomi.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved