Harga Jagung
Update Harga Jagung Hibrida Hari Ini, Senin 31 Juli 2023 di Musi Rawas, Masih Rp 7000 per Kilogram
Harga jagung hibrida di Kabupaten Musi Rawas, tepatnya di Kecamatan Muara Beliti masih bertahan di harga Rp 7.000 per kilogram
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: bodok
SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS - Berikut update harga jagung hibrida atau jagung pakan ternak di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hari ini, Senin (31/7/2023).
Harga jagung hibrida di Kabupaten Musi Rawas, tepatnya di Kecamatan Muara Beliti masih bertahan di harga Rp 7.000 per kilogram.
Harga tersebut sudah bertahan beberapa minggu terkahir. Dimana, harga itu juga di tingkat petani untuk pipilan kering.
Menurut sejumlah petani jagung di Desa Suro Kecamatan Muara Beliti, harga itu terbilang tinggi. Jika dibanding tahun sebelumnya yang hanya berkisar antara Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per kilogram.
Terlebih, saat adanya pengeringan irigasi Kelingi-Tugumulyo, yang berdampak pada lahan persawahan.
Dimana sebagian lahan persawahan saat itu, mengalami kekurangan air, sehingga tak memungkinkan untuk ditanami padi. Oleh sebab itu, petani beralih menanam jagung hibrida.
Akibat banyak petani yang menanam jagung, saat panen hasilnya cukup melimpah, dan berdampak pada harga yang mengalami penurunan drastis.
Namun, saat ini atau sejak beberapa bulan terakhir. Harga jagung kembali normal dan stabil, dan saat ini berada di harga terbaiknya.
Dengan harga jagung yang saat ini mencapai Rp 7.000 per kilogramnya, tentu membuat petani tersenyum, karena bisa meraih keuntungan yang lebih besar.
Disampaikan, Iwan salah seorang petani jagung di Desa Suro mengatakan, hampir sebagai lahan persawahan di desanya di tanami palawija termasuk jagung.
"Disini airnya tidak normal, kadang ada dan kadang juga tidak ada. Sehingga banyak sawah di tanami palawija, termasuk jagung," kata Iwan kepada Sripoku.com, Senin (31/7/2023).
Iwan mengaku, harga jagung hibrida di tingkat petani saat ini diharga Rp7.000 per kilogramnya. Harga itu mengalami kenaikan dibanding musim panen sebelumnya.
"Sekarang audah Rp 7.000 per kilogramnya, dari sebelumnya masih di harga Rp 5.000 lebih per kilogram," jelasnya.
Iwan juga mengaku tak mengetahui pasti penyebab naiknya harga jagung hibrida di tingkat petani.
Namun, yang jelas petani jagung senang, dengan harga saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Harga-jagung-hibrida-atau-jagung-pakan-ternak-di-Kabupaten-Musi-Rawas.jpg)