5 Contoh Teks Anekdot yang Singkat, Lucu, dan Menarik, Beserta Perngertiannya yang Perlu Dipahami

Inilah 5 contoh teks anekdot yang singkat, lucu, dan menarik, beserta perngertiannya yang perlu dipahami.

Tayang:
Penulis: Ayu Wahyuni | Editor: Sudarwan
TribunMedan
5 contoh teks anekdot yang singkat, lucu, dan menarik, beserta perngertiannya. 

SRIPOKU.COM - Dalam kehidupan sehari-hari kita sering membaca ataupun mendengar kisah atau cerita lucu mengenai seseorang atau suatu kejadian.

Cerita mengenai hal-hal lucu sendiri dalam pelajaran Bahasa Indonesia dipelajari dalam materi teks anekdot.

Teks anekdot adalah cerita singkat yang lucu dan mengandung humor serta biasanya digunakan untuk mengungkapkan sindiran atau krirtik secara halus.

Teks anekdot biasanya berupa teks karangan yang terinspirasi dari suatu kejadian atau pengalaman hidup seseorang dan kebanyakan diambil dari cerita tokoh penting ataupun terkenal.

Lalu seperti apakah pengertian dari teks anekdot menurut KBBI?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dijelaskan bahwa teks anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya.

Dalam buku yang berjudul Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan, Taufiqur Rahman mengatakan bahwa teks anekdot merupakan teks yang sering mengangkat topik terkait politik, lingkungan, sosial, layanan umum, dan kebiasaan banyak orang. Dalam buku tersebut juga disebutkan bahwa teks anekdot adalah teks yang memiliki bentuk dialog singkat dari dua tokoh.

Contoh Teks Anekdot

Berikut adalah 5 contoh teks anekdot yang dikutip dari sahabatnesia.com.

1. Obat Sakit Kepala

Suatu hari dibulan puasa, seseorang kakek tinggal bersama cucunya yang sedang asik menonton televisi.

Seperti biasa sang kakek sedang menonton acara favoritnya, yaitu “Ganteng Ganteng Serigala”. Pada setiap dua puluh menit sekali muncul iklan, salah satu iklan yang muncul adalah iklan obat sakit kepala. Iklan tersebut menjelaskan bahwa obat tersebut dapat diminum kapan saja.

Sedang asik-asiknya menonton televisi, tiba-tiba kepala kakek itu merasa sakit. Sang kakek langsung memanggil cucunya yang sedang bermain di dalam kamar untuk membeli obat sakit kepala.

Setelah cucunya sampai di rumah, dengan segera kakek meminum obat tersebut.

Sang cucu yang melihat kejadian itu langsung bertanya “Kakek kan lagi puasa, kenapa minum obat ?”
Tanpa ragu-ragu dan dengan tampak tidak berdosa, si kakek pun menjawab “Itulah okenya bodrex cu, bisa diminum kapan saja !!!”

Baca juga: 7 Contoh Teks Anekdot yang Lucu dan Menarik Lengkap dengan Struktur, Ciri dan Kaidahnya

2. Baju Tahanan KPK

Dua orang kader parpol sebut saja namanya Arya dan Abdillah sama-sama bermaksud mencalonkan dirinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Setelah menyerahkan berkas pencalonannya ke KPU di daerahnya, Arya dan Abdillah mengobrol sambil meminum kopi di kantin gedung tersebut. Mereka berdua terlibat percakapan yang seru.

Arya : “Di, banyak politisi di negeri kita yang sudah kaya raya!”

Abdillah : “Kalau masalah itu aku juga sudah tau, Ya!”

Arya : “Sangking kayanya mereka, mereka mampu mempunyai baju termahal di Indonesia.”

Abdillah : “Loh, maksudmu baju termahal itu apa ?”

Arya : “Yah, apalagi kalau bukan baju tahanan KPK.”

Abdillah : “Kok malah baju tahanan KPK ?” (Bingung)

Arya : “Iyalah, coba saja kamu pikir, seorang politisi minimal harus mencuri uang negara 1 milyar terlebih dahulu baru bisa memakai baju tersebut.”

Abdillah : “Ooohh, maksud kamu gito toh, baru ngerti aku.”

Mereka kemudian memesan kopi lagi sambil mengenang teman-teman mereka yang sudah bisa memakai baju termahal tersebut.”

3. Fasilitas Kantin Sekolah

Pada suatu hari, di sebuah sekolah tepatnya didalam kelas seorang guru sedang mengabsen anak-anak muridnya sebelum memulai pelajaran.

Guru : “Dina ?”

Dina : “Hadir bu!”

Guru : “Doni ?”

Dina : “Tidak tau bu, mungkin Doni masih di luar kelas bu!”

(Beberapa menit kemudian Doni masuk kedalam kelas)

Doni : “Permisi bu, apa boleh saya masuk kelas ?

Guru : “Dari mana saja kamu Doni ?”

Doni : “Saya habis beli makanan di luar sekolah bu”

Guru : “Loh, kita kan punya kantin sendiri. Ngapain kamu harus kesana ?”

Doni : “Iya bu, tapi kantinnya kaya gudang, kotor dan kecil banget.”

(Semua murid pun tertawa mendengar perkataan Doni tersebut)

Guru : “Kamu itu, masih mending di sekolah ini punya kantin, tapi kamu juga ada benarnya. Soalnya kantin sekolah kita kurang menjaga kebersihannya.”

Mendengar hal itu, murid-murid kembali belajar dan kemudian ibu guru membuatkan jadwal piket untuk kantin dan menyuruh kepala sekolah agar merenovasi kantin tersebut.

4. Sedekah

Diceritakan dalam sebuah kisah seorang pengemis tua yang sedang meminta sedekah kepada seorang anak muda, katakanlah seorang mahasiswa.

Pengemis : Mas, bapak mau minta sedekahnya …

Mahasiswa : (Sambil menggigit HP lalu ia mengambil dompet dan mengeluarkan uang 10 ribuan) ini pak, kembaliin 5 ribu yah pak.

Pengemis : Ini mas kembaliannya, sambil memegang mangkuk yang berisi uang.

Mahasiswa : Lah pak, ini kok duitnya 7 ribu ?

Pengemis : Gpp mas, itung-itung saya juga sedekah sama mas

Baca juga: Contoh Teks Anekdot Singkat Beserta Struktur dan Cirinya, Lucu dan Punya Makna Sindiran Secara Halus

5. Tukang Roti

Suatu hari ada tukang roti yang lewat depan rumah, terus teman gue si Enggar manggil. Tidak lama kemudian tukang roti tersebut datang menghampiri kami yang lagi duduk santai di taman depan rumah.

Enggar : “Roti apa aja yang ada bang ?”

Tukang Roti : “Macam-macam, dek.”

Enggar : “Yang ini roti rasa apa yah bang ?”

Tukang Roti : “Yang ini coklat.”

Enggar : “Kalau yang ini rasa apa bang ?”

Tukang Roti : “Ini rasa strawberry dek.”

Enggar : “Kalau ini rasa apa bang ?”

Tukang Roti : “Kalau yang ini rasa nanas dek.”

Enggar : “Terus rotinya mana bang ? dari tadi kok ngomongnya buah-buahan terus ? emangnya abang jual buah apa jual roti ? Kalo kaya gini caranya gue enggak jadi beli bang.”

Tukang Roti : *Hening*

Seketika itu tukang roti mendadak pingsan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved