Hari Koperasi Nasional 2023

Sejarah Hari Koperasi Nasional Diperingati Tiap 12 Juli, Tema dan Logo Resmi Hari Koperasi Indonesia

Peringatan Harkopnas yang ke-76 ini memiliki sejarah panjang di baliknya. Simak sejarah, tema dan logo Hari Koperasi Indonesia yang bisa disimak.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Odi Aria
seeklogo.com
Berikut ini sejarah Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Juli. 

SRIPOKU.COM - Berikut ini sejarah Hari Koperasi Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Juli.

Seluruh masyarakat Indonesia memperingati Hari Koperasi Nasional atau Harkopnas 2023 secara serentak.

Peringatan Harkopnas yang ke-76 ini memiliki sejarah panjang di baliknya.

Mengutip laman resmi Dewan Koperasi Indonesia, tanggal 12 Juli dipilih karena bertepatan dengan Kongres Gerakan Koperasi Pertama di Tasikmalaya yang diselenggarakan pada tanggal 12 Juli 1947.

Tahun ini, tema Hari Koperasi Nasional ke-76 dengan mengusung ekonomi yang bertujuan mandiri dan modern dengan memanfaatkan kearifan lokal.

Berikut ini sejarah, tema dan logo Hari Koperasi Nasional yang bisa disimak dilansir melalui laman ekonomi.bunghatta.ac.id

Baca juga: Dinas Koperasi dan UKM Palembang Fasilitasi Dukungan Informasi Penyediaan Permodalan bagi Koperasi

Sejarah

Hadirnya koperasi di Indonesia diawali pada tanggal 16 Desember 1886. Saat itu, R. Aria Wiraatmadja, Patih Purwokerto, mendirikan Hulp en Spaarbank, sebuah lembaga koperasi yang bertujuan untuk menolong kaum priayi dari lintah darat.

Upaya tersebut didukung penuh oleh kalangan pejabat pemerintahan kolonial.

Sejak saat itulah, koperasi mulai aktif dioperasikan dan menjadi bagian dari pelaksanaan politik etis.

Setelah 22 tahun berjalan, tepatnya pada tahun 1908, perkembangan koperasi sebagai gerakan rakyat mulai muncul.

Gerakan tersebut dimotori oleh Boedi Oetomo dan ditandai dengan pendirian koperasi rumah tangga.

Pada tahun 1913, kehidupan berkoperasi di kalangan pedagang dan pengusaha tekstil bumi putra dibangkitkan oleh Syarikat Dagang Islam.

Sementara itu, pada tahun 1927 kelompok Studie Club (Persatuan Bangsa Indonesia) memelopori kegiatan gerakan koperasi sebagai wahana pendidikan ekonomi dan nasionalisme kebangsaan.

Berbagai gerakan koperasi yang terpencar itu akhirnya berhasil dipersatukan setelah Indonesia merdeka.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved