Sholawat

Keutamaan Membaca Sholawat Tarhim, Amalan Pagi Ketika Bangun Tidur, Allah Angkat Derajatnya

Diantara keutamaan membaca Sholawat Tarhim adalah diangkat derajat kedudukannya oleh Allah SWT.

Penulis: Novry Anggraini | Editor: Yandi Triansyah
Tribun Wow
Berikut keutamaan membaca Sholawat Tarhim, amalan yang dianjurkan ketika bangun tidur. 

SRIPOKU.COM - Berikut ini keutamaan membaca Sholawat Tarhim, amalan pagi ketika bangun tidur.

Sholawat Tarhim merupakan salah satu amalan sholawat yang dibaca ketika bangun tidur atau di pagi hari.

Diantara keutamaan membaca Sholawat Tarhim adalah diangkat derajat kedudukannya oleh Allah SWT.

Di bawah ini selengkapnya keutamaan membaca Sholawat Tarhim, lengkap dengan bacaannya.

Baca juga: Dibaca saat Tahiyat Akhir Sholat, Ini Keutamaan Sholawat Ibrahimiyah, Pujian untuk Nabi Ibrahim

sholawat Tarhim adalah pujian yang biasa dikumandangkan beberapa waktu sebelum adzan menjelang salat subuh, dikutip dari kanal YouTube Sholawat Nusantara.

Sholawat Tarhim menjadi lantunan sholawat yang menemani pagi hari kita setiap harinya terutama di bulan Ramadan pada waktu sahur dan imsak.

Pencipta Sholawat Tarhim adalah Shaykh Mahmoud Khalil Al Hussary, ketua Jam’iyyatul Qurro’ di Kairo, Mesir.

Inilah selengkapnya bacaan sholawat Tarhim yang diamalkan saat bangun tidur.
Inilah selengkapnya bacaan sholawat Tarhim yang diamalkan saat bangun tidur. (capture/YouTube)

Sholawat Tarhim adalah doa pujian bacaan seruan yang dikumandangkan beberapa waktu sebelum adzan menjelang salat subuh.

Adapun keutamaan membaca Sholawat Tarhim sama halnya dengan membaca Sholawat pada umumnya.

Sebagaimana setiap mengamalkan Sholawat akan diangkat 10 derajat kedudukan di sisi Allah, dikutip dari buku 33 Shalawat karangan M Ramli Husein Khalil.

Selain itu, dituliskan 10 kebaikan dan dihapuskan pula 10 kejelekan untuk yang membacanya sebagaimana disebutkan oleh Nabi SAW dalam sabdanya yang berbunyi,

Baca juga: Keistimewaan Membaca Sholawat Jibril, Amalan agar Dimudahkan Segala Urusan dan Dikabulkan Keinginan

"Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula," (HR Ahmad)

Bacaan Sholawat Tarhim

الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَاإمَامَ الْمُجَاهِدِيْنَ ۞ يَارَسُوْلَ اللهْ • الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَانَاصِرَ اْلهُدَى ۞ يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهْ • الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَانَاصِرَ الْحَقِّ يَارَسُوْلَ اللهْ • الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَامَنْ اَسْرَى بِكَ مُهَيْمِنُ لَيْلًا نِلْتَ ۞ مَا نِلْتَ وَالأَنَامُ نِيَامْ وَتَقَدَّمْتَ لِلصَّلَاةِ فَصَلَّ كُلُّ مَنْ فِى السَّمَاءِ وَاَنْتَ الْإِمَامْ وَاِلَى الْمُنْتَهَى رُفِعْتَ كَرِيْمًا وَ سَمِعْتَ نِدَاءً عَلَيْكَ السَّلَامْ ۞ يَا كَرِمَ الْأَخْلَاقْ ۞ يَارَسُوْلَ اللهْ ۞ صَلىَ اللهُ عَلَيْكَ ۞ وَ عَلىَ عَلِكَ وَ اَصْحَابِكَ أجْمَعِيْنَ۞

"Ash-shalaatu was-salaamu 'alaiyk, Yaa imaamal mujaahidiin, Yaa Rasuulallaah Ash-shalaatu was-salaamu 'alaaik, Yaa naashiral hudaa, Yaa khayra khalqillaah Ash-shalaatu was-salaamu 'alaaik, Yaa naashiral haqqi yaa Rasuulallaah Ash-shalaatu was-salaamu 'alaaik.

Yaa Man asraa bikal muhayminu laylan nilta, Maa nilta wal-anaamu niyaamu, Wa taqaddamta lish-shalaati fashallaa kulu man fis-samaai wa antal imaamu wa ilal muntahaa rufi'ta kariiman wa ilal muntahaa rufi'ta kariiman wa sai'tan nidaa 'alaykas salaam, Yaa kariimal akhlaaq yaa Rasuulallaah, Shallallaahu 'alayka, Wa 'alaa 'aalika wa ashhaabika ajma'iin."

Artinya:

Sholawat dan salam semoga dilimpahkan padamu wahai pemimpin para pejuang, Yaa Rasulullah, sholawat serta salam semoga diberikan kepadamu wahai penuntun petunjuk Ilahi, wahau makhluk yang paling baik, sholawat dan salam semoga tercurahkan atasmu, Wahai penolong kebenaran, Ya Rasulullah, sholawat dan salam semoga tercurahkan kepadamu.

Duhai Yang Memperjalankanmu pada malam hari, Dialah Yang Maha Melindungi, Kau memperoleh apa yang engkau dapat sedangkan seluruh manusia tidur, Dibelakangmu ada semua penghuni langit saat mengerjakan salat dan engkau jadi imam, Kau diberangkatkan menuju Sidratul Muntaha sebab kemulianmu, Dan suara ucapan salam atasmu kau dengar. Wahai yang sangat mulia akhlaknya, Ya Rasulullah, Semoga sholawat selalu dilimpahkan kepadamu, untuk keluarga dan sahabatmu."

Dapatkan berita terkait dan informasi penting lainnya dengan mengklik Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved