Warga Plaju Gantung Diri
Sebelum Akhiri Hidup, Pria di Palembang Sempat Murung, Persoalan Cinta Terungkap
Warga Lorong Civo Jalan DI Panjaitan Kecamatan Plaju Kota Palembang digegerkan dengan penemuan seseorang yang meninggal tak wajar, Sabtu (1/7/2023)
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Warga Lorong Civo Jalan DI Panjaitan Kecamatan Plaju Kota Palembang digegerkan dengan penemuan seseorang yang meninggal tak wajar, Sabtu (1/7/2023) pagi.
Informasi dihimpun diketahui identitas korban bernama Wasiun Alim alias Miun (26) warga Tambak Boyo RT 010/006 Kelurahan Tambak Boyo Kecamatan Buay Madang Timur Kabupaten Oku Timur.
Miun merupakan salah seorang dari delapan karyawan pemilik Bakso Solo Marhaen yang lokasinya tepat bersebelahan dengan Komplek Bagus Kuning.
Pemilik Warung Bakso, Partun (50) menuturkan bahwa mulanya yang menemukan korban pertama kali ialah suaminya Widodo (lantaran gelisah Miun tak pulang seharian.
Dijelaskan, Miun tak nampak dirumahnya yang sekaligus dijadikan tempat berdagang makanan, jenis Bakso, Martabak Manis hingga Cireng sejak Pukul 11.00 Wib, Jumat (30/6/2023) kemarin.
Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Lorong Civo Plaju Palembang Geger, Temukan Orang Gantung Diri
Ia kian gelisah lantaran Handphone korban berada dirumah, sementara dilihat keberadaan melalui CCTV juga tak nampak.
"Ditemukan pagi tadi sekitar jam 10.00 Wib dirumah kosong belakang tempat kita tinggal. Kami jelas khawatir, sehingga menghubungi RT dan Polsek setempat," ungkap Partun, Sabtu (1/7/2023)
Ia merasa sangat khawatir dan tak menyangka akan apa yang terjadi terhadap karyawan yang telah bekerja selama lima tahun bersamanya itu.
"Miun Karyawan saya yang paling rajin. Daya nalar dia (korban) kadang lebih cepat daripada karyawan lain." Ujarnya.
Sementara ini sudah ada delapan orang termasuk suaminya yang telah diminta keterangan oleh pihak kepolisian.
"Karyawan kami disini ada delapan orang, tiga laki-laki dan lima perempuan," katanya.
Sementara, berdasarkan Lina rekan korban menuturkan bahwa sejak tiga hari terakhir memang terlihat murung dan cenderung lebih pendiam.
"Sebulan lalu, (Miun) sempat bercerita dia sering putus cinta. Setiap pacaran ga pernah lama. Bahkan sempat bercanda dia bilang apa harus mencintai laki-laki," katanya menirukan kata korban.
"Tiga hari ini kami kadang melihat Video Call dengan perempuan. Dilihat Hp juga ada pesan (kemana kenapa ga ada kabar),"
Sementara ini pemilik toko hanya bisa pasrah. Pihak keluarga juga telah merelakan yang telah terjadi.
"Malam ini kami langsung antar jenazah ke Belitang Kabupaten OKU Timur," katanya.(cr2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/lorong-civo-bunuh-diri.jpg)