Berita Religi
Musibah Terjadi Bisa Disebabkan Dosa, Simak Ini Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi
Dikutip dari ceramahnya, ustazah Oki Setiana Dewi mengatakan, musibah yang terjadi bisa jadi karena dosa yang pernah kita perbuat.
Penulis: Novry Anggraini | Editor: pairat
SRIPOKU.COM - Berikut penjelasan ustazah Oki Setiana Dewi tentang musibah yang menimpa.
Dikutip dari ceramahnya, ustazah Oki Setiana Dewi mengatakan, musibah yang terjadi bisa jadi karena dosa yang pernah kita perbuat.
Simk penjelasan ustazah Oki Setiana Dewi selengkapnya.
Baca juga: Pentingnya Menjaga Salat dalam Alquran Surah Al-Muminun, Simak Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi
Semua musibah yang terjadi dalam hidup adalah bisa jadi karena perbuatan yang pernah kita lakukan di masa lampau.
Disebutkan ustazah Oki Setiana Dewi, ada banyak bentuk musibah yang dimaksud.
"Musibah seperti sakit yang kita dapatkan, kehilangan harta, rumah tangga berantakan, atau terjadi ujian-ujian yang lain," ujar ustazah Oki Setiana Dewi.
"Itu semua bisa jadi disebabkan karena maksiat dan dosa kita sendiri," jelasnya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam QS. Asy-Syura ayat 30.
وَمَآ اَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍۗ
"Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)."
Baca juga: Alquran adalah Obat atau Asy-Syifa bagi Orang Beriman, Simak Ini Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi
Kemudian, dalam Alquran surah Az-Zumar ayat 53 Allah SWT berfirman.
قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
"Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang"."
Lanjut ustazah Oki, Allah tidak pernah memanggil hamba-Nya yang berdosa dengan sebutan "wahai pendosa" atau "wahai pencuri."
Melainkan Allah SWT memanggil kita dengan kalimat "wahai orang-orang yang melampaui batas."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Penjelasan-ustadzah-Oki-Setiana-Dewi-tentang-berbuat-zalim.jpg)