Ramadan 2023
Ini yang Terjadi Ketika Seseorang Marah dan Berkata Kotor saat Sedang Puasa di Bulan Ramadan
Ketika berpuasa juga dianjurkan untuk berbuat baik sebanyak-banyaknya agar seseorang mendapat pahala yang berlimpah untuk kebaikan.
SRIPOKU.COM -- Bulan Ramadhan adalah salah satu bulan suci bagi umat Islam di seluruh dunia.
Pada bulan tersebut, umat Islam akan melaksanakan serangkaian ibadah seperti tarawih dan puasa.
Diketahui, puasa adalah ibadah yang bertujuan untuk menahan diri dari segala bentuk hawa nafsu, serta menjauhi hal-hal yang dapat membatalkannya.
Lantas, apakah marah-marah dan berkata kotor menjadi salah satu hal yang bisa membatalkan puasa?
===
Penjelasan MUI
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menyampaikan, puasa itu untuk menahan diri supaya tidak makan, tidak minum, dan tidak melakukan hubungan suami istri pada siang hari.
Apabila salah seorang umat Islam saat berpuasa melanggar hal-hal tersebut, maka puasanya bisa batal.
"Jadi, marah bukan salah satu dari hal yang dapat membatalkan puasa. Namun, marah dan berkata kotor bisa merusak nilai dari puasa itu sendiri," ujarnya kepada Kompas.com, Sabtu (1/4/2023).
Meski tidak membatalkan puasa, Anwar menyampaikan bahwa ketika berpuasa juga dianjurkan untuk berbuat baik sebanyak-banyaknya agar seseorang mendapat pahala yang berlimpah untuk kebaikan yang dilakukan pada bulan puasa.
"Dan sebaliknya, kita tentu saja dilarang untuk melakukan hal-hal yang tidak disukai oleh Allah dan rasul, meski hal tersebut tidak membatalkan puasa, tapi jelas akan merusak nilai dari puasa kita sendiri," ungkapnya lagi.
Anwar kemudian menjelaskan terkait salah satu sikap yang tidak baik untuk dilakukan adalah marah-marah, terlebih pada bulan Ramadhan.
"Dalam salah satu hadis diceritakan seorang sahabat meminta nasihat kepada nabi, lalu nabi berkata jangan marah. Kemudian yang bersangkutan bertanya lagi kepada nabi berkali-kali apalagi ya rasulullah? Nabi menjawab, berulang-ulang janganlah engkau marah," kata dia.
Dalam hal tersebut berarti, Nabi meminta umatnya untuk mampu menahan dan mengendalikan diri dan hawa nafsu dan itu merupakan salah satu nilai dan hikmah dari berpuasa.
"Jadi kalau ada orang yang suka marah-marah dalam bulan puasa berarti dia belum lagi bisa melaksanakan puasa dengan sebaik-baiknya," ucap Anwar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/marah-di-kantor.jpg)