Polres Muara Enim

Perawat Rumah Sakit Pertamina yang Hilang Terungkap, Ini Pengakuan Fori Handika di Depan Polisi

Fori Handika Erwanto (26) warga Desa Benuang Kampung 1 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/ari
Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi SH SIk MH berhasil mengungkap kasus dugaan seorang Perawat Pertamina bernama Fori Handika (26) warga Desa Benuang Kampung 1 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali secara mendadak pada Jumat 24 Februari 2023 lalu, yang sempat viral dan menjadi perhatian publik, saat press releasenya di Mapolres Muara Enim, Senin (10/3/2023). 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Masih ingat dengan kasus hilangnya Fori Handika Erwanto (26) warga Desa Benuang Kampung 1 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali secara mendadak pada Jumat 24 Februari 2023 lalu yang sempat viral dan menjadi perhatian publik.

Pasalnya, hilangnya Perawat RSPP ini secara misterius dan terkesan menjadi korban kejahatan.

"Saya meminta maaf kepada masyarakat Sumsel, terkhusus Muara Enim Desa Benuang dan kedua orangtua saya, karena saya telah mengambil keputusan yang salah dalam hidup saya."

Demikian bunyi sepenggal kalimat permintaan maaf Fori Handika pada press releasenya di Mapolres Muara Enim Polda Sumsel, Jumat (10/3/2023).

Menurut Fori Handika, bahwa dirinya dari awal tidak ada niatan ingin menghilangkan jejak.

Karena ada masalah pribadi yang tidak bisa saya ungkapkan disini.

Sekali lagi dirinya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia dan orang-orang yang mendoakannya.

"Dan kepada Polres Muara Enim juga saya ucapkan terimakasih," ujar Fori.

Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi SH SIk MH mengatakan, bahwa setelah Fori Handika dinyatakan hilang Polres Muara Enim langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah alat bukti.

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam dan komunikasi dengan pihak keluarga terutama dengan kakaknya akhirnya diketahui bila Fori bukanlah korban kejahatan dan berada di suatu tempat.

"Melalui jejak digital saudara Fori, kita sudah tau yang bersangkutan ini bukan korban kejahatan melainkan ada motif tersendiri," kata AKBP Andi Supriadi.

Setelah kita lacak melalui alat komunikasi, lanjut Kapolres, akhirnya keberadaannya diketahui.

Dan anggota kita langsung melakukan penjemputan di salah satu tempat. Namun ketika akan dijemput hanya berselang sekitar satu jam, Fori ternyata naik bus berniat pulang ke rumahnya karena mendengar orangtuanya dirawat di RS.

Kemudian Fori sempat membesuk orang tuanya dengan diantar kakaknya kemudian diserahkan Ke Polres Muara Enim.

"Kita release supaya masyarakat tahu bahwa ia masih hidup dan sehat serta menghilangnya bukan oleh korban kejahatan. Menghilang karena motif pribadi dan belum bisa kami sampaikan disini karena masih penyelidikan," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved