Berita Mura

Ayam Mati Mendadak, Virus Newcastle Disease Menyerang Hewan Ternak

Diduga Virus Newcastle Disease menyerang hewan ternak di wilayah perkampungan Desa E Wonokerto Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Mura

Tayang:
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/eko mustiawan
Ayam milik warga Desa E Wonokerto Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumsel, yang mati mendadak, Minggu (26/2/2023). 

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS - Diduga Virus Newcastle Disease dan flu burung menyerang hewan ternak di wilayah perkampungan Desa E Wonokerto Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Mura (Musi Rawas) Provinsi Sumsel (Sumatera Selatan), yang menyebabkan ayam mati mendadak.

"Iya, dari kemarin dan hari ini ayam secara mendadak mati," kata Parsiyah salah seorang warga Desa E Wonokerto kepada Sripoku.com, Minggu (26/2/2023).

Dikatakan Parsiyah, di pagi ini, ada sekitar 7 ekor ayam kampung miliknya yang diketahui sudah mati di kandang. Padahal ayam-ayamnya di sebelumnya masih sehat.

"Kemarin sore masih mau makan, tapi pas pagi-pagi mau dikasih makan, sudah mati. Pagi ini ada 7 ekor yang mati di kandang, 2 ekor lainnya tidak pulang, mungkin mati di tempat lain," ungkapnya.

Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti, apa yang menjadi penyebab kematian ayam kampung miliknya. Sebab, sebelumnya tidak ada gejala sama sekali.

"Tidak ada gejala, kemarin sore masih sehat. Mungkin flu burung, atau penyakit yang lainnya. Karena, di kepalanya itu membiru," jelasnya.

Parsiyah juga mengaku, berdasarkan informasi, ayam yang mati bukan hanya miliknya. Tapi juga milik beberapa warga di Desa E Wonokerto Kecamatan Tugumulyo khususnya Dusun 2.

"Bukan cuma milik saya saja yang mati, kabarnya ayam milik warga lainnya juga banyak yang mati juga," pungkasnya.

Sementara itu, Surat warga Kecamatan Tugumulyo juga mengaku hal yang sama. Bahwa ayam kampung miliknya juga banyak yang mati mendadak.

"Sama saja, ayam saya juga banyak yang mati mendadak, dan kemarin beberapa sempat saya jual, dari pada mati," ungkapnya.

Dia juga mengaku, tidak tahu penyebab matinya ayam peliharaannya secara mendadak. Sebab, selama ini tidak ada gejala sama sekali, bahkan terbilang sehat-sehat.

"Tidak tahu kenapa, karena tidak ada gejala, kejang-kejang tidak, makan seperti biasa juga. Tapi, tahu-tahu mati," ungkapnya.

Terpisah, Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Musi Rawas, Drh Marzuki mengaku, sudah biasa jika ayam mati mendadak saat musim hujan seperti saat ini.

"Kami tidak kaget lagi, kalau musim hujan seperti ini, banyak ayam yang mati mendadak," katanya.

Dikatakan Marzuki, ada dua kemungkinan penyebab kematian ayam secara mendadak ini, pertama karena flu burung dan kedua karena virus Newcastle Disease (ND). 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved