Berita PLN

Petugas PLN Gerak Cepat Tanggapi Laporan Pelanggan, Pohon Kayu Menguntai di Atas Kabel Listrik

PLN gerak cepat saat mendapat laporan dari warga mengenai pohon karet yang meresahkan karena mengganggu kabel tiang listrik

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas UID S2JB
Batang kayu yang menguntai di atas kabel induk aliran listrik yang membuat warga sekitar di wilayah Lais Kabupaten Banyuasin khawatir hingga melaporkan hal tersebut ke petugas PLN. Kayu tersebut sudah dipangkas dengan aman. 

SRIPOKU.COM, LAIS - PLN gerak cepat saat mendapat laporan dari warga mengenai pohon karet yang meresahkan karena mengganggu kabel tiang listrik.

Sontak, warga Kecamatan Lais Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel (Sumatera Selatan) merasa khawatir jika pohon tersebut tumbang dan menyebabkan kabel listrik jatuh ke jalan dan menimbulkan percikan api.

“Takutnya kalau ranting menyentuh kabel nanti ada percikan api,” ungkap Tohirin, salah satu warga.

Mendapat laporan tersebut pada Kamis (23/2/2023) pihak PLN langsung melakukan eksekusi pekerjaan.

Petugas PLN dengan segera melaksanakan ROW (Right of Way) untuk mengamankan jaringan listrik dari gangguan pohon yg melewati jarak aman.

Tim PLN Sekayu langsung mengamankan area dan memangkas pohon yang mengganggu jaringan.

Manager ULP Sekayu Edo Zulkarnaen, sangat mengapresiasi laporan warga yg disampaikan langsung ke pihak PLN.

“ROW ini kami laksanakan rutin. Hanya saja kadang pohon-pohon ada yg pertumbuhannya sangat signifikan. Baru dipangkas, tak beberapa lama sudah tinggi lagi. Oleh karena itu kami sangat membutuhkan informasi dr warga kalau ada pohon yg mengganggu jaringan listrik. Terima kasih banyak atas kepeduliannya,” ungkap Edo.

Edo juga menghimbau warga untuk melaporkan melalui PLN Mobile jika terjadi kondisi anomali yang mengganggu jaringan listrik.

“Kalo ada kejadian serupa, atau anomali fasilitas kelistrikan lain yang membahayakan, mohon bantuan warga agar bisa melapor kepada kami melalui PLN Mobile. Laporan via aplikasi akan langsung terpantau hingga jajaran manajemen, sehingga eksekusi bisa kita laksanakan segera,” tutup Edo.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved