Berita OKU

Antisipasi Cuaca Ekstrem Dinas Perkim OKU Lakukan Pemampasan Pohon Pelindung

Antisipasi cuaca ekstrem yang ditandai oleh kondisi curah hujan disertai angin kencang, sebab itu, beberapa pohon yang membahayakan di bagian dahan

Penulis: Leni Juwita | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/eni
Pihak dari Bidang Kawasan Permukiman PU Perkim dipimpin langsung oleh Kabid Kawasan Pemukiman, Ir H Mujaim Aliansyah ST MSi IPM saat melakukan pemampasan pohon-pohon di bahu jalan. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Antisipasi cuaca ekstrem yang ditandai oleh kondisi curah hujan disertai angin kencang, sebab itu, beberapa pohon yang membahayakan di bagian dahan dan ranting pohon ditebang.

Untuk meminimalisir ancaman bahaya bagi pengendara yang berlalu lintas di Jalan Raya.

Untuk itu, pihak Dinas Perumahan dan Permukiman OKU melalui Bidang Bidang Kawasan Permukiman melakukan pemampasan pohon-pohon pelindung yang dikhawatirkan akan patah atau tumbang, disebabkan angin kencang.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman OKU H Ir H Uliah Mahdi MM melalui Kabid Kawasan Permukiman Ir H Mujaim Aliansyah ST MSi IPM ditemui di lapangan, Jumat (3/2/2023) menjelaskan, pekerjaan pemampasan pohon-pohon ini sudah dilakukan selama 19 hari terakhir.

Lokasinya seperti di sepanjang Jalan Jenderal A Yani di seputaran Taman Adipura, kemudian di Jalan Lintas Sumatera, di wilayah Bakung dan beberapa lokasi lainnya.

Pemampasan pohon ini dilakukan pada dahan-dahan yang sudah tua dan ditumbuhi gulma.

Sedangkan pokok pohonya tetap dipertahankan sehingga kemudian hari akan tumbuh tunas-tunas baru yang akan menjadi pohon pelindung Kota Baturaja.

Sebagian besar jenis pohon yang ditanam sebagai pohon pelindung adalah jenis pohon dadap merah.

Menurut Mujaim Aliansyah, pekerjaan pemampasan pohon di sepanjang  bahu jalan ini memang membutuhkan waktu, apalagi cuaca kurang mendukung karena hampir setiap hari hujan turun.

Di saat hujan turun, pekerjaan terpaksa harus ditunda karena petugas tidak bisa memanjat pohon dan memotong dahan-dahan yang harus dipapas.

Belum lagi di beberapa ruas jalan khususnya jalur sibuk banyak kendaraan yang berlalu lalang.

“Kami juga mohon maaf kepada semua pengguna jalan atas ketidaknyamanan ini," kata Mujaim Aliansyah.

Ditambahkan Mujaim Aliansyah, terkadang pohon yang dipapas jatuh pas di tengah-tengah jalan raya, sehingga menghambat perjalanan pengguna jalan.

Seperti terpantau pekerjaan pemampasan pohon di Jalan A Yani mendekati Tugu Adipura  yang dilakukan oleh Bidang Kawasan Permukiman, tercatat setidaknya 4 pohon ditebang.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pengguna jalan diminta menghentikan kendaraannya di tempat yang aman disaat pohon akan tumbang.

Butuh waktu beberapa menit untuk mengevakuasi jalan agar bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. (eni)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved