Belajar Karate
Ingin Berlatih Karate? Kamu Wajib Tahu Sejarah dan Aliran Karate, Seni Bela Diri Asal Jepang
Seni bela diri karate pertama kali muncul pada tahun 1916 dan diperkenalkan oleh warga Jepang bernama Gichin Funakoshi.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM - Salam karateka osh.. kali ini Sripoku.com akan mengulik tentang seni bela diri yang berasal dari negeri Sakura atau negara Jepang yaitu karate.
Jika kamu tertarik untuk berlatih seni bela diri karate, maka penting bagi kamu untuk mengetahui sejarah karate beserta istilah-istilah yang ada di dalamnya.
Seni bela diri karate pertama kali muncul pada tahun 1916 dan diperkenalkan oleh warga Jepang bernama Gichin Funakoshi.

Baca juga: Perguruan Wadokai Tim UKB Juara Umum Tournament dan Festival karate Piala Ketum Koni Kota Palembang
Secara harfiah, karate berarti tangan kosong. Namun Gichin Funakoshi mengartikan kata "kara" pada istilah karate di Jepang sebagai sifat yang jujur dan rendah hati.
Di Indonesia sendiri, seni bela diri karate menjadi salah satu seni bela diri yang paling diminati oleh masyarakat.
Hal tersebut tidak terlepas dari tokoh-tokoh mahasiswa yang bernama Baud AD Adikusumo, Karianto Djojonegoro, Mochtar Ruskan, dan Ottoman Noh.

Baca juga: Hadapi Popnas 2023, Tim Karate Sumsel Siapkan Full Team 19 Kelas
Mereka merupakan tokoh yang membawa seni bela diri karate ke Indonesia setelah menuntut ilmu di Jepang.
Setelah kembali dari Jepang, keempat mahasiswa tersebut mendirikan sebuah dojo atau tempat pertandingan untuk semua cabang seni bela diri Jepang di Jakarta.
Melihat antuasias masyarakat di Indonesia sangat tinggi terhadap seni bela diri karate, akhirnya pada tahun 1964 keempat mahasiswa tersebut mendirikan sebuah organisasi yang diberi nama Persatuan Olahraga Karate Indonesia (PORKI).
Dibantu oleh orang Jepang yang datang ke Indonesia seperti Matsusaki, Ishi, Hayashi, dan Oyam, mahasiswa tersebut mampu mengembangkan karate hingga munculnya berbagai organisasi pengurus karate dengan berbagai aliran.

Menurut Japan Karatedo Federation dan World Karate Federation, ada empat aliran utama dalam karate, yaitu Shotokan, Goju-Ryu, Shito-Ryu dan Wado-Ryu.
Selain itu, ada beberapa aliran besar lain juga seperti Kyokushin, Shorin-Ryu, dan Uechi Ryu, yang sudah menyebar hingga ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Seiring berjalannya waktu, tepatnya pada tahun 1972, Kongres ke-IV PORKI berhasil membentuk suatu wadah karate yang diberi nama Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) dan masih berdiri hingga sekarang.
Dapatkan berita terkait dan informasi penting lainnya dengan mengklik Google News.
Ini Materi Karate Ujian Sabuk Coklat Kyu 2 dan Kyu 1, Ikuti Ujian Gashuku Bersiap ke Sabuk Hitam |
![]() |
---|
Materi Ujian Karate Sabuk Cokelat Kyu 3, Penilaian Kenaikan Sabuk Diuji Lewat Ujian Tingkat Akhir |
![]() |
---|
Materi Ujian Karate Sabuk Biru, Bersiap Menuju Tingkatan Sabuk Cokelat, Ada Kumite Setengah Bebas |
![]() |
---|
Materi Ujian Karate Sabuk Hijau untuk Karateka yang Ikuti Gashuku, Wajib Hafal Gerakan Ini |
![]() |
---|
Ini Materi Ujian Karate Sabuk Kuning yang Wajib Dipelajari Karateka Saat Mengikuti Ujian dan Gashuku |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.