Sulap Sendok Plastik Bekas Jadi Bunga Hias Bernilai, Komunitas TUW Terus Berinovasi
Ditangan Komunitas The Ultimate Women (TUW) Sumsel, sendok plastik bekas mampu diolah menjadi barang berharga yang menghasilkan pundi-pundi uang.
Penulis: Oki Pramadani | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ditangan Komunitas The Ultimate Women atau TUW Sumsel, sendok plastik bekas sering dianggap tidak bernilai, mampu diolah menjadi barang berharga yang menghasilkan pundi-pundi uang.
Komunitas khusus perempuan tersebut dapat memanfaatkan sebuah sendok bekas yang kerap setelah dipakai langsung dibuang ke tempat sampah dan dianggap tidak bernilai.
Bahkan, barang tersebut dapat dijadikan produk bunga yang cantik dan menawan.
Ditangan yang terampil, semula hanya sendok bekas yang dianggap tidak berharga, dapat menjadi barang yang cantik dan menarik untuk dipajang di rumah dan bahkan untuk dijadikan sovenir.
Komunitas kreatif khusus perempuan yang dibentuk sebelum pandemi Covid-19 atau tepatnya dibentuk tiga tahun lalu, terus berinovasi membuat sovenir menarik dari sendok bekas tersebut.
Ketua The Ultimate Women atau TUW Sumsel, Atik Sumiati mengatakan bahwa ide membuat bunga dari sendok plastik bekas tercetus saat pandemi Covid-19 sedang gencarnya melanda.
"Saat itu karena pendemi, aktifitas sehari-hari banyak dihabiskan di rumah," ujarnya, Kamis (12/1/2022).
Kerena itulah, kata Atik, ia berfikir bagaimana saat pendemi ia terus dapat berkarya yang dapat menghasilkan uang.
"Saya langsung terpikir kenapa tidak untuk memanfaatkan sendok plastik bekas yang sering dianggap hanya sampah untuk dijadikan barang yang dapat menghasilkan uang," terangnya.
Saat itu Tatik mendapatkan ide bahwa sendok bekas tersebut dapat ia jadikan bunga plastik yang nantinya dapat dijual.
Ia pun langsung mempraktekkan ide nya tersebut dan nyatanya idenya tersebut benar-benar menghasilkan karya yang banyak diminati.
"Hingga saat ini kami hampir setiap hari membuat bunga dari sendok plastik bekas yang dibuat bersama anggota TUW lainya," katanya.
"Kami kan di wilayah Sumsel mempunyai 80 anggota, nah dari anggota kami itulah kami kumpulkan sendok plastik bekas yang nantinya akan digunakan untuk dijadikan bunga plastik yang bernilai dari Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu untuk setiap tangkai," ujarnya.
Tak hanya membuat bunga dari sendok plastik, kata Atik, dalam komunitasnya juga membuat karya lainya yang dapat dijual.
"Kami juga membuat baju, kue dan kerajinan lainya yang dapat dijual," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sendok-plastik-bekas.jpg)