Sholawat
Ingin Dikabulkan Hajat dan Dimudahkan Urusan, Lakukan Amalan Sholawat Ini Bisa Mendapatkan Imbalan
Simak selengkapnya bacaan sholawat dan makna yang terkandung di dalamnya sehingga bisa diamalkan secara rutin dan istiqomah.
Penulis: Melati Putri Arsika | Editor: pairat
SRIPOKU.COM - Berikut ini imbalan yang akan didapatkan bila istiqomah mengamalkan sholawat untuk Nabi Muhammad.
Amalan sholawat menjadi wirid yang bisa mendapatkan banyak imbalan dari Allah SWT.
Pasalnya di balik sholawat yang diamakan ada rasa cinta kasih yang tersampaikan untuk Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: Bacaan Sholawat Bani Hasyim Lengkap Arab dan Latin, Penuh Makna dan Bisa Menjauhkan dari Kecemasan
Anjuran bersholawat termaktub dalam implentasi dari firman Allah SWT pada surat Al-Ahzab ayat 56.
Dalam ayat tersebut Allah SWT berfirman :
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya."
Melansir dari tafsir online Kementerian Agama, Allah SWT menurunkan ketentuan tentang etika bagi umat Islam ketika berinteraksi dengan istri-istri untuk menjaga kehormatan dan keagungan pribadi Rasulullah SAW.
Dikutip dari sumsel.kemenag.go.id, di antara bukti keagungan beliau ialah sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi.
Sholawat dari Allah berarti memberi rahmat dan dari malaikat berarti memohonkan ampunan.
Bersholawatlah untuk Nabi dengan redaksi berikut ini :
“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.”
(Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad).
Dalam riwayat hadis al-Bukhari, Abu Sa'id al-Khudri ia bertanya kepada Nabi Muhammad SAW seperti ini :
"Wahai Rasulullah, adapun pemberian salam kepadamu kami telah mengetahuinya, bagaimana kami harus membaca sholawat? Nabi menjawab, ucapkanlah : Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad kama shallaita 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim innaka hamid majid Allahumma barik 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad kama barakta 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim innaka hamid majid.” (Riwayat al-Bukhari, Ahmad bin Hanbal, an-Nasa'i, dn Ibnu Majah)
Hadirnya sholawat sebagai perintah karena Allah sebagai pencipta beserta para malaikat telah memberikan contoh yang kemudian disambung dengan seruan untuk bersholawat dan bertaslim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Imbalan-Ketika-Rutin-Membaca-Sholawat.jpg)