harga ayam potong

Update Harga Ayam Potong di Lubuklinggau Hari ini, Harga Naik Rp5 Ribu per Kilogram

"Biasanya memang setiap akhir tahun mulai naik, ditambah sekarang pakan ternak naik imbas BBM," ujar Andi pada wartawan, Kamis (15/12/2022).

Editor: Ahmad Farozi
eko hepronis/ts
Tiga hari terkahir, harga ayam potong di pasaran Kota Lubuklinggau naik Rp5 ribu per kg. Semula harga ayam potong Rp30 ribu per kg, namun sejak tiga hari terakhir naik jadi Rp35 ribu per kg. Tampak pedagang ayam potong di Pasar Inpres Lubuklinggau, Kamis (15/12/2022). 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Tiga hari terkahir, harga ayam potong di pasaran Kota Lubuklinggau naik Rp5 ribu per kg.

Semula harga ayam potong Rp30 ribu per kg, namun sejak tiga hari terakhir naik jadi Rp35 ribu per kg.

Pedagang ayam potong, Andi Saputra mengatakan, kenaikan harga ini merupakan hal yang biasa setiap menjelang akhir tahun.

iasanya kenaikan harga ini secara bertahap sampai akhir tahun.

"Biasanya memang setiap akhir tahun mulai naik, ditambah sekarang pakan ternak naik imbas BBM," ujar Andi pada wartawan, Kamis (15/12/2022).

Bahkan kemungkinan harga ayam potong terus naik sampai awal Januari 2023 mendatang, kemudian baru normal kembali sampai pertengahan bulan.

"Kemungkinan akan naik terus sampai Rp40 ribu per Kg, apalagi saat malam pergantian tahun banyak masyarakat beli ayam," ungkapnya.

Dampak kenaikan harga ayam potong saat ini, jumlah pembeli menurun.

"Sekarang untuk pembeli turun, tapi dalam sehari masih laku sat kwintal, tapi kadang turun sesuai dengan kondisi pasar sekarang," ungkapnya.

Selain ayam potong, harga cabai merah mulai melonjak sejak dua hari terakhir.

Naiknya harga cabai saat ini disebabkan musim penghujan.

Akibatnya, banyak cabai busuk dan petani tidak bisa panen.

Andi salah satu pedagang cabai di Pasar Inpres Lubuklinggau mengatakan, harga cabai rawit saat ini naik dari Rp40 ribu per kg jadi Rp50 ribu per kg.

"Naiknya sudah dua hari ini memang dari agen tempat kami beli yang naik kan harga," kata Andi.

Kenaikan harga cabai saat ini disebabkan karena banyak petani di wilayah Curup Bengkulu tidak bisa panen karena musim penghujan.

"Naik karena musim hujan petani tidak bisa metik, ditambah banyak cabai busuk akibat tidak cepat dipanen," ungkapnya.

Selain ayam dan cabai, bawang merah dan bawang putih juga naik.

Semula Rp30 ribu per kg naik jadi Rp35 ribu per kg.

Kemudian telur semula Rp56 ribu per karpet sekarang naik Rp58 ribu per karpet.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved