Berita OKUS

Listrik Sering Padam di Malam Hari, Warga OKU Selatan Kembali Gunakan Lampu Teplok

"Kemaren itu pernah dari pukul 10.00 WIB, hingga pukul 23.00 WIB, malam baru menyala, masa selama itu mengatasinya," keluh warga.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Ahmad Farozi
alan nopriansyah/sripoku.com
Listrik kerap padam dalam waktu lama mulai meresahkan warga Kabupaten OKU Selatan, terutama pada malam hari. Tampak warga terpaksa menggunakan lampu teplok ubtuk belajar saat listrik padam. 

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Listrik kerap padam dalam waktu lama mulai meresahkan warga Kabupaten OKU Selatan, terutama pada malam hari.

Sehingga sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada listrik.

Beberapa pekan terakhir, listrik kerap padam hingga belasan jam.

Untuk penerangan saat listrik padam, sebagian warga menggunakan mesin genset.

Sebagian warga ada yang kembali membuat lampu teplok untuk kebutuhan penerangan belajar bagi anak-anaknya pada malam hari.

"Sudah sangat meresahkan, sejak sebulan terkahir lampu kerap mati, minggu ini saja dua hari berturut-turut lebih lama padam dari menyala," ungkap Jumili warga Kecamatan Kisam Ilir, Selasa (13/12/2022).

Jumili mempertanyakan seringnya listrik padam, khususnya di jalur Kisam Raya dan Pulau Beringin.

"Kemaren itu pernah dari pukul 10.00 WIB, hingga pukul 23.00 WIB, malam baru menyala, masa selama itu mengatasinya," keluhnya.

Diketahui, dua pekan terakhir cuaca ekstrem angin kencang dan hujan lebat kerap melanda Kabupaten OKU Selatan, yang diduga mengakibatkan listrik kerap padam.

Seiring padamnya listrik, jaringan sinyal handphone juga mengalami kendala, hampir disetiap desa di Kabupaten OKU Selatan

Adhi Setiawan, Manajer PLN Muaradua saat dikonfirmasi tak menjelaskan secara rinci kendala penerangan listrik yang terjadi, terutama dalam beberapa hari terakhir.

Menurutnya, padam dalam waktu belasan jam dikarenakan petugas di lapangan kesulitan mencari titik trouble pada kabel jaringan listrik jalur tersebut.

"Iya, sejak siang sulit masih menelusuri kendalanya dimana ini, petugas di lapangan masih berusaha," katanya, Selasa (13/12/2022).

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved