Berita Pln

Hadirkan Listrik Bagi Warga Kurang Mampu, PLN UID S2JB Rampungkan 2.412 Sambungan Gratis di Sumsel

Guna mewujudkan energi yang berkeadilan, PLN bersama DPR RI, dan KESDM bersinergi menyalurkan sambungan listrik gratis

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas UID S2JB
Hadirkan Listrik Bagi Masyarakat Kurang Mampu, PLN UID S2JB Rampungkan 2.412 Sambungan Listrik Gratis di Sumsel 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Guna mewujudkan energi yang berkeadilan, PLN bersama DPR RI, dan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) bersinergi menyalurkan sambungan listrik gratis melalui program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL).

Bantuan ini meliputi biaya pasang baru listrik PLN, pemasangan instalasi tenaga listrik, biaya sertifikasi laik operasi (SLO), sampai dengan pengisian token listrik perdana.

Penerima BPBL harus memenuhi kriteria yang dipersyaratkan dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Pada tahun 2022 ini, PLN UID S2JB diberikan Target BPBL oleh pemerintah sebanyak 2.412 pelanggan dan telah rampung 100 persen. 

Bertempat di Pangkalan Benteng Kabupaten Banyuasin, telah dilaksanakan simbolis penyalaan BPBL Provinsi Sumatera Selatan, oleh Yulian Gunhar, Komisi VII DPR RI, bersama jajaran manajemen PLN, dan Derektorat Jendral Ketenagalistrikan KESDM.

Bantuan Pemasangan Baru Listrik PLN ini juga menjadi salah satu upaya pengamanan listrik yang mana dengan adanya SLO maka instalasi listrik pelanggan telah tersertifikasi dan dinyatakan layak digunakan.

Direktur Teknik & Lingkungan Ketenagalistrikan DJK, M Priharto Dwinugroho menyampaikan, apresiasinya terhadap PLN Group yang telah mengawal proses penyaluran BPBL hingga tuntas. 

“Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN dan Icon Plus yang telah mengawal sistem informasi pengawasan BPBL ini. Listrik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat kini dapat dinikmati juga oleh warga kurang mampu penerima BPBL. Adanya sertifikat SLO bagi penerima bantuan juga menjadi upaya pengamanan bahaya listrik. Dalam hal ini, DJK akan selalu mensosialisasikan bahaya ketenagalistrikan kepada warga,” pungkas Priharto Dwinugroho.

EVP Penjualan Pelayanan Pelanggan & Retail, Saleh Siswanto, mengatakan bahwa PLN sangat mendukung program BPBL guna meningkatkan taraf hidup masyarakat dan PLN juga siap melaksanakan tugas di bidang ketenagalistrikan.

"Terima kasih pihak stakeholder yg telah mendukung kelancaran program BPBL ini. PLN siap melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Bantuan BPBL ini merupakan wujud kepedulian PLN terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat. Warga yang tadinya menyambung listrik dari tetangga bisa lebih mandiri. Adanya SLO juga menjadi upaya pengamanan listrik karena penarikan sambungan dari tetangga dapat berbahaya dan tidak sesuai dengan aturan ketenagalistrikan. Kedepan kami siap menampung aspirasi kebutuhan listrik masyarakat," terang Saleh Siswanto. 

Rachman, salah satu penerima bantuan mengaku sangat senang dengan adanya program BPBL tersebut. Ia mengatakan selama ini tak begitu paham dengan adanya Sertifikat Laik Operasi.

“Selama ini kami sambung ke tetangga tidak tahu bahwa bisa bahaya. Dengan adanya bantuan pasang listrik gratis ini lengkap dengan sertipikat laik operasinya, kami jadi lebih merasa aman. Sekarang sudah punya listrik sendiri di rumah, tidak gantung tetangga dan tidak bahaya,” ungkap Rachman.
 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved