Breaking News

Alquran

Bolehkah Melantunkan Ayat Alquran dengan Irama? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad Ini yang Dilarang

Membaca Alquran dengan berirama merupakan anjuran dan sunnah bagi seorang muslim. Berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad irama pada bacaan Alquran

Tayang:
Penulis: Tria Agustina | Editor: Sudarwan
YouTube
Berikut ini penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang membaca Alquran dengan irama. 

SRIPOKU.COM - Berikut ini penjelasan Ustaz Abdul Somad mengenai mengaji atau membaca Alquran dengan irama.

Terdapat penjelasan Ustaz Abdul Somad mengenai memakai irama dalam membaca Alquran.

Membaca Alquran dengan berirama merupakan anjuran dan sunnah bagi seorang muslim.

Sebab suara yang merdu dan indah dalam tilawah Alquran akan memberi pengaruh besar terhadap jiwa.

Sehingga anjuran untuk membaguskan suara ketika membaca Alquran selama tidak berlebih-lebihan.

Berikut ini penjelasan Ustaz Abdul Somad mengenai irama dalam Alquran dibagikan melalui kanal YouTube Dakwah Ustadz Abdul Somad.

Baca juga: Tercantum dalam Alquran, Ustaz Adi Hidayat Ungkap Hikmah Allah Menciptakan Hanya 1 Mulut di Depan

Ustaz Abdul Somad menjelaskan mengenai permasalahan membaca Alquran berirama atau tidak.

"Ada yang mengatakan jika tidak boleh melantunkan ayat-ayat Alquran dengan irama-irama, karena memasukkan irama ke dalam ayat Alquran adalah perbuatan yang terlarang," ujar Ustaz Abdul Somad membahas seputar irama dalam Alquran.

"Sekarang kita dengar Imam Masjidil Haram membaca Alquran dengan irama, gimana baca Alfatihah gak pake irama," jelas Ustaz Abdul Somad.

"Siapa bilang gak ada iramanya, adzan gak boleh panjang-panjang, loh adzan di Saudi Arabia," tutur UAS.

"Adzan gak pake irama gimana bunyinya?," tambahnya.

Ustaz Abdul Somad menuturkan jika ada jenis-jenis lagu yang dipakai sebagai irama Alquran.

Bacaan Alquran yang umumnya dikenal ada 7 bacaan yang di mana ketujuh bacaan tersebut juga terbagi-bagi ke beberapa cabang irama.

Ketujuh bacaan Alquran tersebut yakni Bayati, Shoba, Hijaz, Nihawand, Rast, Sika dan Jiharka.

Kemudian ia juga menegaskan jika membaca Alquran harus dengan tartil yang benar.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved