Berita Muratara

Diduga Jadi Tempat Konsumsi Narkoba, 6 Pondok di Desa Pantai Muratara Digerebek dan Dirobohkan

Aktivitas penyalahgunaan narkoba yang dilakukan para pemakai maupun pengedar tersebut dinilai sangat meresahkan masyarakat Desa Pantai.

Editor: Ahmad Farozi
dok polres muratara
Pondok yang diduga jadi tempat mengkonsumsi narkoba di Desa Pantai, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara digerebek polisi, Selasa (6/12/2022). Pondok-pondok tersebut berada di pinggir sungai Rawas dan dalam kebun sawit milik warga. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Beberapa pondok yang diduga jadi tempat mengkonsumsi narkoba di Desa Pantai, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara digerebek polisi, Selasa (6/12/2022).

Pondok-pondok tersebut berada di pinggir sungai Rawas dan dalam kebun sawit milik warga.

"Kami menggerebeknya pukul 11 siang tadi, pondok-pondok yang di pinggir sungai itu, yang dalam kebun sawit itu," kata Kasat Narkoba Polres Muratara, AKP Darmanson, Selasa (6/12/2022) petang.

Dijelaskan, mereka mendapat informasi dari masyarakat, di pinggir sungai di desa itu terdapat pondok-pondok yang dijadikan tempat kumpulan para pemakai dan pengedar narkoba.

Aktivitas penyalahgunaan narkoba yang dilakukan para pemakai maupun pengedar tersebut dinilai sangat meresahkan masyarakat Desa Pantai.

"Berbekal informasi itu kami melakukan penyelidikan dan penindakan. Namun pada saat penggerebekan nampaknya para pelaku sudah mengetahui kedatangan kami," kata Darmanson.

Saat petugas tiba di lokasi, tak menemukan satu orang pun pelaku.

Namun barang-barang dan alat bekas kegiatan penyalahgunaan narkoba masih berserakan di pondok.

Sejumlah barang bukti tersebut diamankan polisi, sementara pondok-pondoknya dirobohkan dan dibakar oleh petugas.

"Ada enam pondok yang kita bakar, kita robohkan, karena itu bukan pondok petani, tapi pondok tempat menyalahgunakan narkoba, saksinya Pak Sekdes Pantai," katanya.

Barang bukti yang ditemukan polisi seperti alat hisap sabu, plastik klip kosong maupun yang ada sisa sabu, serta korek api tanpa kepala.

"Alat hisapnya kita temukan ada delapan, plastik klip kosong satu bal, plastik sisa sabu ada dua kantong, ada gunting juga, korek api, sama ada dua kardus air mineral, kita angkut semua," katanya.

Darmanson mengatakan, penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba tersebut tidak hanya dilakukannya kali ini saja, melainkan akan berulang kali.

"Penindakan tetap kita lakukan secara simultan dan masif guna mencegah dampak yang lebih luas bagi masyarakat, karena ini sangat meresahkan," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved