Sosok Briptu Lasminto, Kopilot Helikopter Jatuh di Belitung, Gugur dalam Bertugas Baru 7 Bulan Nikah
Pria bernama lengkap Moch Lasminto tersebut merupakan kopilot helikopter Polri P-1103 yang terjatuh di Bangka Belitung. Berikut ini sosok selengkapnya
Penulis: Tria Agustina | Editor: pairat
SRIPOKU.COM - Inilah sosok Briptu Lasminto, kopilot helikopter yang jatuh di Belitung, ternyata baru menikah.
Sosok Briptu Lasminto menjadi sorotan setelah gugur dalam bertugas.
Pria bernama lengkap Briptu Moch Lasminto tersebut merupakan kopilot helikopter Polri P-1103, satu di antara 4 korban terjatuh di Bangka Belitung.
Tragedi yang menimpa Briptu Lasminto, salah satu kru helikopter terjadi pada Minggu (27/11/2022) setelah
dikabarkan hilang kontak.
Jasad Briptu Lasminto ditemukan tim gabungan di perairan Buku Limau, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (29/11/2022).
Dengan ditemukannya jasad Briptu Moch Lasminto (Co-Pilot), maka ada dua korban yang telah ditemukan.
Sosok Briptu Lasminto saat ini menjadi sorotan lantaran baru menikah 7 bulan.
Hal ini sebagaimana dilansir melalui tayangan KOMPASTV pada Rabu, 30 November 2022.
Baca juga: Suka Traktir Tetangga, Briptu Lasminto Kapilot Helikopter Jatuh di Belitung Ternyata Pengantin Baru
Sosok Briptu Lasminto merupakan Co-Pilot dari Helikopter 105/P-1103 milik Korps Polairud Baharkam Polri.
Lebih lanjut sosok Briptu Moch Lasminto merupakan Copilot Pelaksana Lanjutan Ditpoludara.
Dia adalah personel kepolisian yang baru tujuh bulan
menikah.
Busairi sang mertua menunjukan sejumlah foto Lasminto yang baru saja menikah dengan Miranda anaknya, pada bulan Maret lalu.
Tak kuasa menahan kesedihan, Busairi mengingat Lasminto sebagai pribadi yang pendiam dan baik hati.
Ia dikenal baik suka mentraktir tetangganya.
Hal ini diungkapkan oleh Busairi ayah mertua dari Briptu Lasminto.
Menurut dia, menantunya itu baik suka menyapa dan traktir tetangga.
Selain itu, sosok menantunya itu mandiri dan kerap membantu kebutuhan keluarganya.
"Sering sekali. Saya tidak pernah minta tapi dia selalu kirim dan memenuhi kebutuhan kita di Banyuwangi," ujar Busairi.
Selain itu, Lasminto juga kerap membantu pekerjaan rumah Busairi.
Misalnya saat mertuanya itu membangun dapur rumah.
Ia ikut mengaduk semen dan sebagainya.
"Dia ngaduk semen ya bisa. Padahal dia polisi tapi dia tidak sungkan untuk jadi kuli waktu di sini. Sempat saya cegah tapi dia enggak mau," ungkap Busairi.
Meski masih berharap menantunya selamat, namun takdir berkata lain.
Baca juga: Pangkat Tertinggi AKP, Terendah Bripda, Ini Daftar Nama Kru Heli Polri yang Jatuh di Belitung
Lasminto merupakan pengantin baru.
Ia baru menikahi Miranda gadis asal Banyuwangi sekitar Maret 2022.
Busairi bercerita bahwa menantunya itu sempat pacaran dengan anaknya selama
7 tahun.
Anak dan menantunya itu bertemu di Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi pada 2015 silam.
"Pacaran 7 tahun putus nyambung. Kemudian mereka menikah di Banyuwangi. Beberapa bulan kemarin sempat datang ke Banyuwangi. Sempat kita ajak ke Bali juga waktu itu," ungkapnya.
Setelah menikah di Banyuwangi, Briptu Lasminto memboyong istrinya ke Serang, Banten.
Sejak saat itu, dia mengaku jarang bertemu dengan anak dan menantunya itu.
"Dapat dua minggu menikah langsung boyongan ke Banten," terang Busairi.
Diberitakan sebelumnya kru helikopter atas nama Bripda Khoirul Anam.
Jasad Bripda Anam ditemukan di Pantai Burung Mandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, pada Senin
(28/11/2022) pagi.
Atas hal ini Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Yan Sultra melalui Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol
Maladi, mengonfirmasi kebenaran tersebut.
Dirinya mengatakan dari empat kru helikopter polisi satu ditemukan bernama Bripda Anam.
Dengan demikian tersisa dua korban yang masih hilang yakni AKP Arif Rahman Saleh (Capt Pilot) dan AIPDA Joko Mudo (teknisi).
Dapatkan berita terkait dan informasi penting lainnya dengan mengklik Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sosok-Briptu-Lasminto-hl.jpg)