Berita Palembang

Ratu Dewa Datangkan Ahsan dan Bellaetrix Meriahkan Turnamen Badminton Palembang Cup III

Pebulutangkis dunia asal Palembang Mohammad Ahsan dan Bellaetrix Manuputty memeriahkan pembukaan Turnamen Badminton Palembang Cup III se-Sumsel 2022

Tayang:
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Abdul Hafiz
Pebulutangkis dunia asal Palembang Mohammad Ahsan dan pebulutangkis putri nasional Bellaetrix Manuputty menjadi bintang tamu pertandingan eksebisi pada pembukaan Turnamen Badminton Palembang Cup III se-Sumsel 2022 yang berlangsung di GOR Dempo JSC berhadiah Rp 140 Juta, Selasa (29/11/2022). M Ahsan berpasangan dengan Ratu Dewa berhadapan dengan pasangan Bellatrix Manuputy/Ketua DPRD Palembang Zainal Abidin. 

Bellatrix kelahiran Jakarta 11 Oktober 1988 adalah salah satu pemain bulutangkis Tunggal Putri Indonesia.

Bella pernah menjadi andalan Indonesia di Piala Sudirman 2015.

Selain itu, Bella juga pernah tergabung dalam Tim Beregu Campuran Indonesia yang berhasil meraih medali emas di Universiade Shenzen 2011.

Sementara Mohammad Ahsan hadir di GOR Dempo JSC Palembang bersama istrinya Christine Novitania yang telah memberinya anak bernama Maritza Chayra Ahsan.
Selain itu juga hadir ibundanya M Ahsan, Siti Rohanah.

Medali yang pernah dipersembahkannya antara lain pada Pesta Olahraga Asia 2018 – Beregu putra.

Saat ini menempati peringkat 5 dunia ganda putra Indonesia berpasangan dengan Hendra Setiawan.

"Saya sangat senang sudah dipanggil ke sini. Suatu kebanggaan bisa pulang kampung melihat adik-adik di sini. Karena saya dulu berjuang sama seperti mereka ini," kata Ahsan.

Putra pasangan Tumin Atmadi (almarhum) dan Siti Rohanah mengaku senang pulang kampung melihat calon generasi penerusnya berjuang.

"Seperti kilas baliklah. Saya dulu juga seperti mereka. Harapan saya suatu saat mereka menjadi atlet-atlet kebanggaan Indonesia. Dan turnamen ini sangat positif. Mereka berlatih itu ada tujuan," kata Ahsan.

Ahsan mengingatkan tips tiga hal yang bisa membuat atlet muda untuk bisa mengikuti jejak kesuksesannya.

"Yang pasti atlet harus bekerja keras. Yang kedua orangtua juga harus mensupport karena dukungan orangtua sangat penting. Yang ketiga dukungan pemerintah harus turun tangan. Mungkin banyak atlet yang gak dapat kesempatan berlatih di tempat yang layak di Pulau Jawa. Memang harus satu paket, saling support," pesannya.

Ia menilai bibit-bibit di Sumsel sangat bagus. Rata-rata temen-temennya juga banyak dari daerah. Namun ia kembali mengingatkan pusatnya tetap di Pulau Jawa.

"Ada potensi hijrahlah ke Pulau Jawa. Pengalaman saya dari sini hijrah supaya bisa bersaing di Pulau Jawa," pungkasnya. (Abdul Hafiz)

 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved