Berita Olahraga

Atlet Pencak Silat Sumsel Sumbang Emas dan Perunggu di Pomnas XVII Sumbar 2022

Atlet Cabor Pencak silat Dwi Martedi Putra berhasil meraih medali emas dan Mari Dwika Anggara mendapat medali perunggu pada kategori tanding putra

Penulis: Zaini | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/handout
Atlet Cabor Pencak silat Dwi Martedi Putra berhasil meraih medali emas dan Mari Dwika Anggara mendapat medali perunggu pada kategori tanding putra pada Pekan Olahraga Nasional ( POMNAS ) XVII di Sumatera Barat  ( Sumbar) 2022.  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Atlet Cabor Pencak silat Dwi Martedi Putra berhasil meraih medali emas dan Mari Dwika Anggara mendapat medali perunggu pada kategori tanding putra pada Pekan Olah Raga Nasional (POMNAS) XVII di Sumatera Barat ( Sumbar) 2022.

Setelah beberapa tahun tidak memperoleh medali, atlet cabor pencak silat Sumsel akhirnya dapat menyumbang 1 medali emas dan 1 medali perunggu.

Dwi Martedi Putra yang biasa dipanggil Tedi, turun di kelas H putra berhasil mengalahkan Pesilat Sumatera Barat Fauzan Jonafri dengan skor 5-0.

Tedi mengungkapkan rasa syukur dan bangga terharu serta bahagia melihat pendukung yang mensupport dirinya dibalik layar dengan hasil yang dirinya berikan. 

"Terimakasih kepada Allah yang memberi kesempatan saya di POMNAS 2022 ini," ucap Tedi. 

"Saya bersyukur dan terimakasih kepada orang tua  yang mendoakan saya, para manajer Darlis , pelatih Wawan dan official Nico dan Ovan yang support serta guru saya Roni juga teman-teman yang mendoakan dan support, tanpa mereka semua saya juga bukan siapa-siapa," ujar Tedi. 

Kami berharap untuk pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Badan pembina olahraga mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Sumsel selalu memikirkan atlet kedepan.  

Tedi kini berusia 21 tahun merupakan anak pasangan Tahsin dan Susilawati tinggal di Jalan Prajurit Nazarudin Lorong Mayor A Somad Kelurahan Srimulya kecamatan sematang Borang.

Mahasiswa Universitas IBA Fakultas Hukum semester 3 merupakan atlet silat dari perguruan pencak silat Satria Muda Indonesia. 

Pendamping dan pelatih Tim Sumsel Edi Hartawan mengatakan, syukur Alhamdulillah dan bangga dapat memberikan medali emas yang sudah 2 kali penyelenggaraan POMNAS tidak mendapatkan medali emas.

"Kita berjuang untuk mengangkat nama Provinsi Sumatera Selatan dan mengangkat nama perguruan dan Universitas IBA," ujar Edi Hartawan.

Edi Hartawan juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Darlis, Ovan, Nico, roni, dan Dr. Cintami yang membantu Tim sumsel. 

Sementara itu, Sekretaris umum IPSI  Provinsi Sumatera Selatan Darlis, yang  mendapingj  atlit bertanding di POMNAS di Padang Sumatera Barat mengungkap, rasa syukurnya atas keberhasilan atlet  pencak silat Sumsel.

Meski dengan segala keterbatasan pendanaan, yang berangkatnya tidak mendapat support dari BAPOMI Sumsel, untuk  pendanaan pemberangkatan dan akomodasi dilakukan secara  mandiri oleh pelatih.

Atlet yang ikut bertanding di Pomnas XVII ada yang dibantu oleh universitas masing-masing.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved