Alquran

3 Golongan Orang yang Rajin Baca Alquran tapi tak Diridhoi Allah, Ternyata Inilah Sebab Kesalahannya

Banyak membaca Alquran & mengahafal ayat-ayat di dalamnya merupakan suatu cara untuk memuliakan Alquran. Tapi mengapa ada yang tidak diridhoi Allah?

Tayang:
Penulis: Tria Agustina | Editor: Sudarwan
Sripoku.com/Tria Agustina
Inilah golongan orang yang rajin baca Alquran tapi tidak mendapatkan ridho Allah. 

SRIPOKU.COM - Golongan manakah yang rajin baca Alquran tapi tidak diridhoi oleh Allah? Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat.

Alquran merupakan kitab suci umat Islam yang menjadi pedoman dan petunjuk kehidupan.

Kitab suci Alquran terdiri dari ratusan surat dan ribuan ayat yang terdapat di dalamnya.

Surat dan ayat dalam Alquran mulai dari surat yang panjang hingga pendek.

Dan setiap surat dan ayat dalam Alquran mengandung kebaikan lantaran berisi firman Allah Subhanahuwata'ala.

Umat muslim diwajibkan untuk belajar Alquran dan mengajarkannya.

Karena ada ganjaran pahala yang sangat luar biasa jika kita mengamalkan Alquran.

Namun, ada orang yang rajin membaca Alquran tapi tidak mendapatkan ridho Allah, siapakah mereka?

Berikut ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat yang dibagikan melalui kanal YouTube Ceramah Pendek.

Baca juga: 7 Ciri Orang Munafik Sudah Tercantum dalam Alquran, Inilah Sifat-sifat Manusia yang Dibenci Allah

Alquran bukan hanya sekadar dibaca dan dihafalkan, melainkan perlunya adab dalam mengamalkan Alquran.

"Keberhasilan ahli Alquran itu adab. Buka Quran surat ke 35 ayat ke 32," terang Ustaz Adi Hidayat.

Hal tersebut tercantum dalam surat Fatir ayat 32,

Artinya:

Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.

"Ada yang rajin baca satu hari satu juz, satu hari satu ayat, satu haru satu surat dan seterusnya. Ada yang rajin menelaah buka tafsir ini dan itu, ada yang rajin menghafalkan Masya Allah, tapi maaf, apakah semua orang itu dianggap benar ketika berinteraksi dengan Alquran? Tidak," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved