Berita Muratara

Kronologi Kecelakaan Maut di Jalinsum Muratara, Warga Dengar Suara Benturan dan Lihat Orang Terkapar

Kasat Lantas Polres Muratara, AKP Saharudin menyebutkan, kecelakaan terjadi saat kondisi jalan masih berkabut pada waktu subuh sekira pukul 05.25 WIB.

Editor: Ahmad Farozi
rahmat aizullah/ts
Lokasi kecelakaan di Jalinsum Desa Lesung Batu Muda, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Selasa (8/11/2022). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Kronologi singkat kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Muratara, Selasa (8/11/2022) diungkap pihak kepolisian setempat.

Kasat Lantas Polres Muratara, AKP Saharudin menyebutkan, kecelakaan lalu lintas terjadi saat kondisi jalan masih berkabut pada waktu subuh sekira pukul 05.25 WIB.

Lokasinya persis di Simpang MTs Negeri 1 Muratara di Jalinsum Desa Lesung Batu Muda, Kecamatan Rawas Ulu.

"Dari kecelakaan itu, yang meninggal satu orang, yaitu anaknya atas nama Aprizal, satu orang lagi ayahnya selamat atas nama Nasrullah," kata AKP Saharudin, Selasa (8/11/2022) petang.

Saharudin menjelaskan, korban Aprizal mengendarai sepeda motor Viar tanpa nomor polisi membonceng ayahnya Nasrullah.

Kedua warga Desa Remban, Kecamatan Rawas Ulu tersebut melaju dari arah Jambi menuju arah Rupit.

"Diduga tertabrak mobil, mobilnya melaju dari arah yang sama, sehingga sepeda motor korban terjatuh, tapi mobilnya belum diketahui, mobil apa, siapa sopirnya belum tahu," ujar Saharudin.

Disinggung soal dugaan penyebab kecelakaan tersebut akibat jalan berlubang, Saharudin belum bisa memastikan dan masih mengumpulkan keterangan.

Pasalnya, beberapa meter sebelum titik dimana korban terkapar, terdapat jalan berlubang yang nyaris memakan sebagian badan jalan.

"Kalau itu belum ada keterangan," katanya.

Edi, warga di sekitar TKP mengungkapkan, masyarakat setempat tak mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan tersebut.

Menurut dia, saat kejadian kondisi jalan masih berkabut waktu subuh, sementara warga lainnya berada dalam rumah.

"Waktu kejadian itu hari belum terlalu terang, masih berkabut pula, kami dengar memang ada suara benturan, terus kami keluar, korban itu sudah terkapar," katanya.

"Anaknya di tengah jalan, bapaknya di pinggir jalan, dekat motornyo terbalik, darah banyak, tapi lawannya tidak ada, mobil lawannya sudah tidak ada," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved