Apa yang Akan Terjadi Kalau Sepeda Motor Sering Dicampur BBM Pertamax dan Pertalite ?
Bahkan, beberapa pengguna sepeda motor ada yang nekat mencampur Pertamax dan Pertalite untuk BBM sepeda motor.
SRIPOKU.COM -- Kelangkaan BBM membuat sebagian pengendara, terutama sepeda motor, terkadang harus memilih apakah ingin mengisi BBM jenis Pertalite atau Pertamax.
Bahkan tidak jarang, pengendara yang sebelumnya sudah menggunakan Pertamax langsung berganti ke Pertalite saat menemukan kesempatan untuk mengisi BBM, begitu pula sebaliknya.
Bahkan, beberapa pengguna sepeda motor ada yang nekat mencampur Pertamax dan Pertalite untuk BBM sepeda motor.
Lantas, apa dampak dari bercampurnya Pertalite dan Pertamax dalam tangki bahan bakar ?
===
Penjelasan ahli
Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM) Jayan Sentanuhady mengatakan bahwa tidak ada masalah jika Pertalite dan Pertamax dicampur dalam tanki motor.
"Ya kalau dicampur 50-50, kira-kira kualitas dan angka oktan, dan juga aditif lain akan bernilai di antara Pertalite dan Pertamax," ujar Jayan saat dihubungi Kompas.com, Selasa (8/11/2022).
Menurut dia, kualitas bensin yang digunakan dari pencampuran Pertalite dan Pertamax justru membuat performa mesin lebih baik. "Secara performa mesin ya akan lebih baik dari Pertalite dan akan lebih rendah dari Pertamax," lanjut dia.
===
Tidak ada masalah
Jayan mengatakan, pencampuran dua jenis bensin tersebut tidak ada pengaruhnya dengan mesin kendaraan atau mesin motor yang digunakan saat ini.
Sebab, motor saat ini sudah modern dan biasanya menggunakan mesin-mesin yang adaptif terhadap bahan bakar.
Misalnya, angka oktan berubah pun (dalam range tertentu) mesin motor masih bisa mengakomodir.
"Tidak akan ada masalah karena mesin-mesin modern biasanya suda mesin-mesin yang adaptif terhadap bahan bakar," ujar Jayan.
Sebagai informasi, Pertalite memiliki nilai oktan atau RON 90, sedangkan Pertamax memiliki nilai oktan atau RON 92.
===
Tips memilih bensin yang tepat untuk sepeda motor
Sementara itu, Kepala Bengkel Honda, AHASS Daya Motor Cibinong dan Sawangan, Asep Suherman menyampaikan sedikit saran terkait penggunaan jenis bahan bakar yang cocok dengan kompresi motor.
Misalkan kendaraan dengan rasio kompresi 7:1 sampai 9:1 sudah cukup dengan menggunakan Premium (oktan 88).
“Jika ingin yang lebih baik, bisa menggunakan Pertalite (oktan 90). Untuk kompresi di kisaran 10:1 sampai 11:1, alangkah baiknya menggunakan Pertamax (oktan 92),” ujarnya.
Asep menambahkan, untuk sepeda motor dengan rasio kompresi 11:1 sampai 12:1, sebaiknya menggunakan jenis Pertamax Plus (oktan 95).
Menurutnya, pengendara yang sudah terbiasa dengan motornya akan merasa beda dari tarikan mesin saat menggunakan bensin dengan RON yang lebih tinggi atau lebih rendah.
===
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mencampur Pertalite dan Pertamax, Apa Dampaknya bagi Mesin Motor?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/isi-bensin-motor_20180111_131450.jpg)