Batu Permata
6 Pilihan Batu Permata yang Cocok untuk Cincin Tunangan
Umumnya, pengantin wanita akan memilih cincin tunangan bergaya klasik dengan berlian tanpa warna sebagai batu permatanya.
SRIPOKU.COM--Umumnya, pengantin wanita akan memilih cincin tunangan bergaya klasik dengan berlian tanpa warna sebagai batu permatanya. Alasannya berlian tanpa warna memberi kesan mewah dan sederhana, serta cocok bagi semua warna kulit. Namun sebenarnya kita bisa memilih batu permata yang berbeda untuk cincin tunangan yang lebih unik dan tak kalah indahnya.
Berikut adalah berbagai alternatif batu permata selain berlian sebagai cincin tunangan, berdasarkan rekomendasi para pakar.
Fancy Color Diamond
Saat ini berlian berwarna cukup diminati karena kilaunya yang cantik dan tahan lama. Fancy diamond sendiri hadir dalam beberapa intensitas, yang menurut Gemological Institute of America dibagi menjadi enam grade, yaitu: Fancy Light Fancy Yellow Fancy Dark Fancy Deep Fancy Intense Fancy Vivid. Warnanya pun bisa beragam, meski warna merah, hijau, dan ungu cukup jarang ditemukan.
Biasanya, warna yang paling populer sebagai cincin tunangan adalah kuning, yang sebenarnya merupakan warna umum. Biasanya harganya juga jauh lebih murah dibanding berlian tanpa warna.
Safir
Menurut Brantner, safir adalah batu permata terkuat kedua setelah berlian. Hal ini membuat safir populer di kalangan pengantin yang tidak ingin memakai cincin tunangan tradisional. Apalagi, warna biru safir merupakan warna yang umum dan biasa digunakan keluarga kerajaan.
Selain itu, safir juga populer karena bisa terdiri dari berbagai warna, mulai dari hijau, pink, hingga ungu. Bahkan, ada safir tidak berwarna yang cocok jadi alternatif berlian bagi pengantin yang masih menginginkan cincin tunangan dengan tampilan klasik.
Zamrud
Zamrud merupakan pilihan populer lainnya berkat warna hijaunya yang cantik dan mencolok. Rona warna zamrud juga beraneka ragam, mulai dari hijau kekuningan, forest green, hingga hijau kebiruan, yang semuanya cocok dipadukan dengan berbagai logam dan setting berbeda.
Zamrud juga memiliki kepadatan yang lebih rendah dibanding berlian, membuat ukuran satu karat zamrud terlihat lebih besar dibanding berlian.
Sayangnya, zamrud lebih lunak dari berlian, sehingga perlu diperlakukan lebih lembut dan perlu dijauhkan dari zat kimia keras serta cahaya guna membuatnya awet. Selain itu, zamrud berkualitas tinggi lebih langka dibanding berlian, membuat harganya lebih mahal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/jdaruels.jpg)