Harga Telur
Update Harga Telur di Musi Rawas 1 November 2022, Harga Telur Bertahan Rp45.000 per Karpet
Harga telur ayam ras di Kabupaten Musi Rawas, khususnya di Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura berada di harga Rp45.000 perkarpetnya
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Odi Aria
SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS- Harga Telur ayam ras di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (01/11/2022), masih bertahan dan tidak ada perubahan dari harga minggu lalu.
Harga telur ayam ras di Kabupaten Musi Rawas, khususnya di Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura berada di harga Rp45.000 perkarpetnya dengan isi perkarpetnya 30 butir.
Harga telur tersebut tidak mengalami perubahan dibanding minggu lalu.
Hanya saja, terjadi perbedaan harga di setiap pedagang telur di Pasar B Srikaton.
Harga telur ayam ras berkisar antara Rp45.000 perkarpetnya dan ada juga yang menjual dengan Rp46.000 perkarpetnya dan ada juga yang Rp44.000 perkarpetnya.
Sedangkan untuk harga telur burung puyuh di Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, juga masih sama yakni Rp45.000 ribu dengan isi perkarpetnya 100 butir telur.
Informasi di himpun Sripoku.com, di lapak milik Barokah yang merupakan pedagang telur di Pasar B Srikaton mengatakan, harga telur masih sama dengan minggu lalu.
"Masih sama yakni Rp45.000 perkarpetnya. Satu karpet berisi 30 telur," kata Barokah saat dibincangi Sripoku.com, Selasa (01/11/2022).
Hanya saja dia memperkirakan, harga telur akan terjadi kenaikan saat mulai penyaluran bantuan PKH maupun bantuan pangan non tunai dari pemerintah.
"Kalau tidak bulan ini, bulan depan, pas di waktu penyaluran bantuan PKH dan bantuan pangan non tunai. Disaat itulah, harga telur akan sangat naik," ungkapnya.
Hanya saja lanjut Barokah, jika masyarakat membeli diatas 10 karpet sekaligus, harganya akan turun antara Rp43.000 sampai Rp44.000 perkarpetnya.
"Kalau belinya banyak, harganya makin murah. Kalau belinya di bawah 10 karpet, harganya normal Rp45.000 perkarpetnya," akunya.
Kemudian di lapak Heriyati yang juga pedagang telur di Pasar B Srikaton, harga telur mengalami penurunan dibanding minggu lalu.
"Ada turun, tapi cuman Rp1.000 perkarpetnya. Kemarin masih di harga Rp46.000 sekarang Rp45.000 perkarpetnya," ucapnya.
Heriyati mengaku, penurunan terjadi karena stoknya yang banyak, sedangkan permintaan masyarakat stabil dan tidak terjadi kenaikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Salah-satu-pedagang-telur-ayam-ras-dan-telur-puyuh-di-Pasar-B-Srikaton.jpg)