Berita Pagaralam

Deteksi Dini Dampak Negatif, Orang Asing Masuk Pagar Alam akan Diawasi

Terkait pemantauan orang asing dilingkungan Pemkot Pagar Alam, dia mengingatkan seluruh peserta rakor untuk mengoptimalkan peran lintas sektor.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Ahmad Farozi
wawan septiawan/sripoku.com
Pemkot Pagar Alam menggelar rapat kordinasi (Rakor) pemantauan orang asing, di Aula kantor Kesbangpol, Kamis (6/10/2022). 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Pemkot Pagar Alam menggelar rapat kordinasi (Rakor) pemantauan orang asing, di Aula kantor Kesbangpol setempat, Kamis (6/10/2022).

Rakor dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Pagar Alam, Dahnial Nasution.

Rakor dihadiri pihak terkait, antara lain Kasi Inteldakim Kantor Imigrasi Muara Enim Machmudi beserta rombongan.

Kemudian perwakilan Polres, perwakilan Kodim 0405, Kaposda Pagar Alam Binda Sumsel, Kepala OPD terkait, perwakilan Kakankemenag, seluruh camat dan lurah serta pengelolaan villa, hotel dan homestay di Kota Pagar Alam.

"Rapat ini merupakan momentum baik, khususnya bagi Kota Pagar Alam sebagai kota tujuan wisata di Sumsel dan memiliki akses transportasi udara yang merupakan objek vital dalam lalu lintas orang asing," kata Dahnial Nasution.

"Untuk lebih memahami langkah preventif deteksi dini Kabtibmas, menjaga stabilitas daerah serta kewaspadaan dini terhadap dampak negatif yang timbul akibat orang asing," sambungnya.

Dikatakan, dalam situasi global tiga tahun terakhir ini, banyak kejadian luar biasa yang dihadapi dengan adanya wabah Covid-19.

Dan kini dengan mulai adanya kekhawatiran akan masuknya virus cacar monyet, hepatitis dan berbagai penyakit lainnya.

"Tentunya semua hal tersebut menjadi keprihatinan dan perlu jadi perhatian kita bersama, baik pencegahan penyebaran maupun penanganannya," katanya.

Terkait pemantauan orang asing dilingkungan Pemkot Pagar Alam, dia mengingatkan seluruh peserta rakor untuk mengoptimalkan peran lintas sektor.

Mulai dari kelurahan dan kecamatan sebagai garda terdepan dalam hal pemantauan orang asing diwilayahnya.

"Kami berharap dengan adanya rakor ini akan terjalin penyamaan persepsi dalam hal pemantauan orang asing dan peningkatan kenyamanan keimigrasian dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta investasi di Kota Pagar Alam," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved