Sholat Subuh

Bacaan Doa Sesudah Sholat Subuh, Keutamaan Panjatkan Doa Ini Niscaya Kelak Termasuk Penghuni Surga

Setelah sholat subuh bisa memanjatkan doa dengan makna luar biasa ini bahkan dijanjikan surga jika membacanya. Ini bacaan doa ada Arab, latin & arti.

Penulis: Tria Agustina | Editor: adi kurniawan
Sripoku.com/Anton
Bacaan doa sesudah sholat subuh lengkap tulisan Arab, latin dan arti serta keutamaan 

SRIPOKU.COM - Berikut ini doa sesudah sholat subuh yang bisa dipanjatka lengkap tulisan Arab, latin dan arti serta keutamaannya.

Doa sesudah sholat subuh memiliki keutamaandalma setiap bacaannya.

Memanjatkan doa merupakan salah satu anjuran terlebih setelah melakukan sholat subuh.

Ada banyak doa yang bisa dipanjatkan setelah menunaikan sholat subuh.

Bahkan pada setiap doa memiliki keutamaan dan makna yang luar biasa apabila diucapkan dengan sungguh-sungguh.

Adapun bacaan doa berikut ini bisa dipanjatkan setelah sholat subuh lantaran memiliki keutamaan yang menakjubkan.

Keutamaan memanjatkan doa setelah sholat subuh ini di antaranya ialah dijanjikan masuk surga dan menjadi penghuni surga.

Lantas, seperti apakah bacaan doa yang memiliki keutamaan menakjubkan tersebut?

Berikut ini ulasan selengkapnya mengenai doa yang bisa dipanjatkan setelah sholat subuh.

Baca juga: 5 Keutamaan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid, Melapangkan Rezeki dan Dijauhkan dari Siksa Api Neraka

Sesudah sholat subuh bisa dengan memanjatkan doa berupa istighfar berikut ini.

لاَ إِلٰهَ إِلاَّ ﷲ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Laailaha illalah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyi wa yumit wa huwa ‘ala kulli syai’in qodiir.

Artinya: Tidak ada tuhan selain Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Allah maha menghidupkan dan mematikan. Allah itu maha kuasa atas segala sesuatu.

للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

Artinya, “Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau.”

Sayyidul Istighfar merupakan bacaan istighfar yang pernah dilafalkan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam atau yang pernah diajarkan kepada sahabat-sahabatnya salah satunya yaitu yang diriwayatkan oleh al-imam al-bukhari dan Muslim.

Keutamaan membaca sayyidul istighfar ini seperti disebutkan:

Artinya: “Barangsiapa mengucapkannya pada siang hari dan meyakininya, lalu dia mati pada hari itu sebelum waktu petang, maka dia termasuk penghuni syurga. Dan barangsiapa mengucapkannya pada malam hari dalam keadaan meyakininya, lalu dia mati sebelum waktu pagi, maka dia termasuk penghuni syurga.”
 
Sehingga syurga dijanjikan bagi orang yang membaca sayyidul istighfar ini baik di siang hari maupun malam hari.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved