Berita Musi Rawas

Data Diskominfo Statistika Tahun 2021, Ada 7 Desa di Musi Rawas Masih Blankspot

Tapi itu data akhir 2021 lalu, nanti didata lagi diakhir 2022," kata Kabid Infrastruktur Diskominfo Musi Rawas, Tri Wahyudi, Selasa (27/9/2022).

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Ahmad Farozi
eko mustiawan/sripoku.com
Tri Wahyudi, Kabid Infrastruktur Diskominfo Musi Rawas. 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Berdasarkan data Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Statistika Kabupaten Musi Rawas, saat ini masih ada tujuh Desa di Kabupaten Musi Rawas yang blankspot tak terjangkau sinyal.

"Berdasarkan data yang tercatat di Diskominfo Mura, ada tujuh Desa yang masih blankspot. Tapi itu data akhir 2021 lalu, nanti didata lagi diakhir 2022," kata Kabid Infrastruktur Diskominfo Musi Rawas, Tri Wahyudi, Selasa (27/9/2022).

Adapun tujuh desa tersebut adalah, Desa Tri Angun Jaya, Desa Sindang Laya dan Desa Mukti Karya diwilayah Kecamatan Muara Lakitan.

Kemudian Desa Kembang Tanjung dan Desa Gunung Kembang Lama di Kecamatan BTS Ulu. Selanjutnya Dusun Sri Pengantin Desa Pasenen Kecamatan STL Ulu Terawas dan Dusun IV Desa Jaya Tunggal Kecamatan Tuah Negeri.

"Nanti di akhir 2022 kami survei lagi, untuk disampaikan di awal 2023. juga untuk memastikan apakah titik blankspot tersebut, sudah ada pembangunan menara atau belum," katanya.

Menurutnya, ada kemungkinan jumlah desa blankspot tersebut bertambah maupun berkurang. Sebab, sejak 2020 lalu, Diskominfo tidak lagi mengeluarkan surat rekomendasi pembangunan menara.

Karena sepenuhnya di kembalikan ke Dinas Pekerja Umum Cipta Karya Tata Ruang dan Pengairan (DPUCK-TRP).

"Jadi mungkin yang tadinya tidak blankspot, jadi blankspot, karena sinyalnya lemah karena banyaknya yang pakai. Bisa juga yang awalnya blankspot, sekarang tidak lagi karena sudah ada pembangunan menara," jelasnya.

Selain blankspot, saat ini ada beberapa desa yang minim jaringan internet. Terkait itu, Pemkab Mura telah mengajukan permohonan bantuan internet desa ke Pemeprov Sumsel.

"Ada enam desa yang diusulkan yakni Desa Kebur Jaya Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK), Desa Durian Remuk Kecamatan Muara Beliti," ujar Tri.

"Kemudian Desa Petran Jaya Kecamatan Muara Kelingi, Desa Tambangan Kecamatan BTS Ulu, Desa Megang Sakti IV Kecamatan Megang Sakti, Desa Tugu Sempurna Kecamatan Muara Kelingi," jelasnya.

Dari enam desa yang diusulkan tiga desa diantaranya telah mendapatkan jaringan internet desa pada tahun 2021, dengan menggunakan fiber optik yakni Desa Kebur Jaya, Desa Durian Remuk dan Desa Tambangan.

"Sedangkan tiga desa lainnya yaitu Desa Petran Jaya, Desa Megang sakti IV dan Desa Tugu Sempurna akan dibangun jaringan internet desa tahun 2022 ini," ungkapnya.

Lebih lanjut Tri menjelaskan, jaringan internet yang akan dipasang menggunakan jasa provider Visat dengan menggunakan antena dipasang di kantor kepala desa.

“Jadi masyarakat, dapat menikmati internet gratis dengan memanfaatkan wifi yang dipasang di kantor Kades nantinya, setelah dipasang,” paparnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved