Berita Crime

Cakuk Buang Sabu Diselokan, Polsek IB II Palembang Amankan 20 Bungkus Kecil

Sebanyak 20 paket kecil sabu-sabu ditemukan di selokan oleh polisi Polsek IB II Palembang, diduga milik Mastanik alias Guluk (44) warga Jalan Ki Gede

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/diw
Kapolsek IB II Kopol Irene dan Kanit Reskrim serta Katim menunukan barang bukti sabu-sabu yang dibuang oleh tersangka Cakuk keselokan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak 20 paket kecil sabu-sabu ditemukan di selokan oleh polisi Polsek IB II Palembang, diduga milik Mastanik alias Guluk (44) warga Jalan Ki Gede Ing Suro Lorong Mushollah Darussalam Kecamatan IB II Palembang.

Dipastikan bungkusan sabu-sabu tersebut milik Cakuk, sebelum pihak kepolisian telah mendapat informasi dari masyarakat bahwa, Cakuk sudah meresahkan warga, karena terlibat pengedaran narkoba jenis sabu-sabu.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib melalui Kapolsek IB II Palembang Kompol Irene mengatakan, saat itu anggota Reskrim Polsek IB II Palembang melakukan hunting mengantisipasi tindak kejahatan di wilayah Polsek IB II Palembang.

"Saat melakukan giat rutin itu, anggota kita mendapati informasi dari masyarakat yang resah, mengenai kegiatan narkoba yang dilakukan pelaku, sehingga dari laporan itulah anggota kita berhasil menangkap pelaku tidak jauh dari kediamannya," kata kompol Irene, Selasa (27/9/2022).

Lanjut Kompol Irene, saat akan dilakukan penangkapan, tersangka membuang barang bukti sabu sebanyak 20 paket kecil ke selokan.

"Kita menduga pelaku ini hendak melakukan transaksi, tapi melihat anggota kita pelaku membuat barang bukti tapi anggota kita melihat dan langsung mengamankan pelaku bersama barang bukti," kata Kompol Irene.

Sedangkan, tersangka Cangkuk mengatakan, bahwa bisnis tersebut sudah dilakukan sejak tiga bulan terakhir ini.

"Saya ambil barang ini dengan orang berinisial F di daerah pasar Sentosa Kecamatan Plaju Palembang," katanya.

Sudah lima kali mengambil dengan F dan diedarkan di sekitar rumah dan Sekip.

"Saat ditangkap itu saya membawa 20 bungkus kecil atau 1 gram, hal ini saya lakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, untungnya tidak besar pak, tapi cukup untuk sehari hari, dengan modal 900 ribu dan untungnya 500 ribu," tutupnya. (diw)

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved