Berita OKI

Warga Jejawi Tetap Bertahan di Rumah Reot Meskipun Tiang Penyangga Tak Kuat Lagi Menyangga

umah nenek Rohani yang sudah tak layak huni yang berada di Dusun 2 Desa Karang Agung Kecamatan Jejawi Kabupaten OKI (Ogan Komering Ilir)

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Ts Winando
Nenek Rohani bersama cucunya warga Desa Karang Agung Kecamatan Jejawi Kabupaten OKI, tetap bertahan di pondok meskipun tiang penyangga sebagian sudah rapuh, Minggu (25/9/2022). 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Kondisi tempat tinggal nenek Rohani bersama cucunya di Dusun 2 Desa Karang Agung Kecamatan Jejawi Kabupaten OKI (Ogan Komering Ilir) sangat memprihatinkan, lantaran tiang penyangga bangunan sudah banyak yang rapuh.  

Rumah yang berada di bantaran sungai ini memiliki material tiang penyangga bangunan pengikat dinding papan dan beratapkan daun nipah yang sudah lapuk dimakan usia.

Apalagi ruangan dapurnya sebagian tiang penyangga sudah tak tahan lagi menahan beban hingga nyaris roboh. 

Nenek Rohani tetap bertahan di rumah walaupun memprihatinkan
Nenek Rohani terpaksa tetap bertahan di rumah walaupun memprihatinkan, Minggu (25/9/2022).

Ketika wartawan silaturahmi di kediaman nenek Rohani mengatakan, dirinya terpaksa harus tinggal di rumah yang reot dan tampak kelihatan jelas langit-langit dari dalam rumah, lantaran atap daun nipa sebagian sudah banyak yang rapuh.

Begitu juga, dinding rumah yang terbuat dari papan kayu itu, sudah mulai lapuk tinggal menunggu waktu kerusakannya.

Kendati demikian, rumah yang dihuni oleh nenek Rohani bersama cucunya itu, tetap bertahan disana walaupun nyawa mulai terancam. 

"Harus bagaimana lagi, tidak ada tempat lain. Hujan panas ya kami berdua cucu tetap disini," kata Rohani yang mengaku kalau musim hujan, pondoknya kebocoran dan musim panas kepanasan, karena sinar matahari masuk rumah.

Masih kata Rohani, kalau hujan deras dirinya bersama cucunya numpang di rumah tetangga. 

"Saya takut kalau sewaktu-waktu pondok ini roboh," khawatir Rohani yang sudah hampir 9 tahun tinggal bersama cucu.

Dijelaskan nenek Rohani, tempat masaknya sudah tak layak lagi, karena tiang penyangga sudah ada yang patah, jadi kompor dan alat masak sudah di badan pondok.

Untuk itu, sangat diharapkan bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah, agar bisa terpanggil untuk memberikan bantuan kepada dirinya.

"Saya berharap pemerintah bisa membantu untuk memperbaiki rumahnya yang sudah nyaris roboh ini," harap Rohani.

Ditambahkan salah satu tetangga bernama Ilud jika kondisi rumah nenek Rohani sudah sangat tidak layak huni dan bisa roboh kapan saja.

"Sangat tidak layak, apalagi beliau sudah tidak bisa jalan apalagi mencari uang. Biasanya untuk makan juga dikasih orang tetangga," jelas Ilud.

Dikatakan kondisi rusaknya rumah ini hampir 2 tahun terakhir dan hingga kini belum ada bantuan dari pemerintah setempat maupun Kabupaten OKI.

"Setahu saya belum pernah ada bantuan yang didapatkan khususnya perbaikan rumah. kekhawatiran tentunya sangat besar apalagi sekarang lagi sering datang angin kencang dan hujan deras," ungkapnya potensi rumah roboh cukup tinggi.

Demi keselamatan dan kenyamanan nenek Rohani. Dirinya meminta kepada adanya program bedah rumah ataupun perbaikan yang bisa diwujudkan oleh pemerintah daerah. 
 

 

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved