Berita Muratara

Bocah 12 Tahun di Muratara Trauma, Saat Belanja Bagian Sensitifnya Digigit Pemilik Warung

"Kejadian itu terjadi saat korban mau belanja di warung tersangka, mereka ini masih tetangga," kata Kapolsek Nibung Polres Muratara Sabtu (17/9/2022).

Editor: Ahmad Farozi
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi pemerkosaan: 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Seorang bocah perempuan usia 12 tahun warga Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara diduga jadi korban tindak asusila.

Pelakunya diduga seorang pemilik warung yang masih tetangganya sendiri, IS (52). Saat ini terduga pelaku sudah ditahan di Polsek Nibung Polres Muratara, atas laporan keluarga korban.

"Setelah menerima laporan dari keluarga korban, anggota kita langsung menangkap tersangka," ujar Kapolsek Nibung IPTU Mas Suprayitno Raharjo, Sabtu (17/9/2022).

Penangkapan dilakukan Kanit Reskrim Polsek Nibung, IpdaJumar Bolivar bersama beberapa anggota lainnya.

Kapolsek menjelaskan, dari keterangan yang diterima kepolisian, tersangka diduga berbuat asusila terhadap korban yang masih anak-anak.

Kejadiannya di warung milik tersangka pada tanggal 9 September 2022, sekitar pukul 13.30 WIB siang.

Tersangka diduga memegang dan menggigit area sensitif dibagian dada korban yang masih berusia 12 tahun tersebut.

"Kejadian itu terjadi saat korban mau belanja di warung tersangka, mereka ini masih tetangga," kata Kapolsek.

Polisi masih mendalami latar belakang tersangka berbuat asusila terhadap korban.

Akibat dari kejadian tersebut, kata polisi, korban mengalami trauma dan takut untuk keluar rumah.

"Tersangka kita tangkap ketika sedang berada di rumahnya, saat ini yang bersangkutan masih kita periksa," kata Kapolsek.

Barang bukti yang sudah diamankan polisi adalah selembar baju kaos berwarna cream milik tersangka.

Tersangka bakal dijerat Pasal 82 ayat 1 jo pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Apa yang membuat tersangka melakukan (asusila) itu masih kita dalami, kondisi korban sehat namun memang saat ini masih trauma," ujar Kapolsek. (rahmat aizullah/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved