Berita Prabumulih

Kajari Prabumulih Ingatkan Mahasiswa Bahaya Korupsi, Mencontek dan Telat Waktu Termasuk Korupsi

Perilaku dan tingkah korupsi harus dihindari itu banyak macam, mencontek, telat waktu dan lainnya itu sudah termasuk korupsi," kata Roy Riyadi.

Editor: Ahmad Farozi
edison/ts
Kajari Prabumulih Roy Riyadi, saat mengisi materi dalam kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru Universitas Prabumulih, Senin (12/9/2022). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Prabumulih, Roy Riyadi mengingatkan mahasiswa Universitas Prabumulih (Unpra) tentang bahayanya tindak pidana korupsi dan harus dihindari.

Hal itu disampaikan Kajari Prabumulih, diwawancarai usai mengisi materi dalam kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru Universitas Prabumulih, Senin (12/9/2022).

"Korupsi harus kita hindari bersama. Mahasiswa selaku generasi yang akan menyongsong masa depan harus menghindari korupsi," kata Roy Riyadi.

Pria yang pernah bertugas sebagai penyidik KPK ini mengatakan, untuk menghindari korupsi mahasiswa harus tahu lebih dulu apa yang dimaksud korupsi, sehingga bisa mencegahnya.

"Korupsi itu sendiri harus dikenali sehingga tau apa yang harus dihindari. Perilaku dan tingkah korupsi harus dihindari itu banyak macam, mencontek, telat waktu dan lainnya itu sudah termasuk korupsi," jelasnya.

Roy mengaku sangat mengapresiasi Universitas Prabumulih telah memasukkan materi pada pengenalan mahasiswa baru dengan sosialisasi anti korupsi. Sehingga bisa membuat generasi muda tau bahaya korupsi.

"Mereka ini adalah pemuda dan kedepan akan menjadi calon-calon pemimpin bangsa. Untuk itu penting sekali pendidikan anti korupsi, bagaimana menjaga perilaku dan menjaga bangsa ini dari tindak pidana korupsi," katanya.

Lebih lanjut Kajari berharap para mahasiswa memiliki karakter sesuai UUD 1945 untuk membangun bangsa dimana harus memiliki moral yang baik dan menjadi fungsi kontrol sosial ditengah masyarakat.

"Dan harus menjadi agen perubahan untuk masyarakat. Untuk di Prabumulih kita tidak ingin ada korupsi dan menjadi tugas kita bersama melakukan pemberantasannya dengan cara kita melakukan pencegahan-pencegahan dan penindakan," tegasnya.

Rektor Unpra, Hadir Wadi mengatakan, pihaknya sengaja memberikan materi anti korupsi bagi mahasiswa baru dengan mengundang Kajari Prabumulih sebagai pemateri.

"Korupsi ini musuh kita bersama dan musuh bangsa. Kita memberikan materi ini, harapannya para mahasiswa nantinya menjauhi perilaku korupsi," katanya. (edison/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved