Berita Palembang

Datang ke Palembang, Ade Rai Ingatkan Pentingnya Konsistensi Dalam Berolahraga

Praktisi olahraga legend binaraga Indonesia, Ade Rai menjadi bintang tamu pada launching Kopte Tarik di New Elysa Gym

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Praktisi olahraga legend binaraga Indonesia, Ade Rai menjadi bintang tamu pada launching Kopte Tarik di New Elysa Gym jl Kopral Umar Said Palembang, Jumat (9/9/2022).

Hadirnya pria tinggi ganteng berotot ini menjadi pusat perhatian dan dikerubuti undangannya sang owner Kopte Tarik, Rico Jefri dan Noviana

"Saya kehadiran dari praktisi olahraga yang menjadi legenda binaraga di Indonesia yaitu mas Ade Rai. Mas Ade Rai pada hari ini hadir pada pembukaan Kopte Tarik untuk mensukseskan acara launching ini," ungkap Owner Kopte Tarik, Noviana yang mempersilahkan Sripoku.com mewawancarai Ade Rai

Turut hadi Ketua PBFI (Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia) Sumsel Elysa Fransiska bersama suaminya Alex Komara Dhitayana sang pemegang Rekor MURI sebagai binaragawan yang meniti karir selama 27 tahun tanpa doping 

"Kegiatannya tadi tentunya pembukaan coffee shop sahabat saya Rico (Rici Jefri) ini. Kemudian saya ada berbagai kegiatan yang berhubungan dengan sosialisasi pola hidup sehat," ungkap Ade Rai

Pria kelahiran Jakarta, 6 Mei 1970 bernama lengkap I Gusti Agung Rai Kusuma Yudha berdarah Bali ini pernah meraih beberapa prestasi nasional dan internasional selama berkarier sebagai binaragawan memaparkan kegiatannya selama di Kota Palembang, Sumsel. 

"Kemarin sempat main ke Patra Niaga Pertamina, sempat sosialisasi program jaminan kesehatan Nasional bersama BPJS Kesehatan," papar Ade Rai

Ketika ditanya soal Haornas (Hari Olahraga Nasional) 9 September 2022, ia pun nyambung kaitannya dengan prestasi. 

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/

"Haornas ini menjadi peringatan kepada kita kembali bahwa pada dasarnya kita bicara olahraga suka bicara prestasi tapi prestasi itu sebuah buah dari konsekuensi akumulasi investasi perilaku kita.

Makanya kenapa olahraga mengingatkan kita kembali menjadikan olahraga sebagai metode untuk kita kembali pada pola hidup yang sehat. Menjadikan salah satu bagian hidup kita," ujarnya. 

Ada mengatakan, kalau nanti pada akhirnya hasilnya sebuah prestasi, konsekuensinya menjadi itu suatu yang menyenangkan.

Ibarat sebuah analogi buah yang manis atau bunga yang mekar hanya akan terjadi kalau memang masyarakatnya hobi bercocok tanam, atau berkebun. 

"Jadi mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga itu menjadi salah satu aksi yang bisa kita lakukan untuk memperingati sebenarnya Hari Olahraga Nasional," katanya. 

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved