Berhasil Hadapi Era Disrupsi, PLN Sabet Penghargaan Indonesia Best Business Transformation
Kami berharap banyak perusahaan yang dapat belajar dari PLN yang berdasarkan penilaian dewan juri mendapat predikat
SRIPOKU.COM, JAKARTA - PT PLN (Persero) menjadi salah satu perusahaan dengan transformasi bisnis terbaik di Indonesia.
Adaptasi dan inovasi PLN dalam menghadapai perubahan lingkungan bisnis akibat berbagai disrupsi seperti perkembangan teknologi, konflik global, dan pandemi covid-19 membuat PLN menyabet penghargaan Indonesia _Best Business Transformation Award_ 2022 dari SWA Media.
Group Chief Editor SWA Media Kemal E. Gani memaparkan bahwa, berdasarkan survei, transformasi digital dapat memperbaiki tingkat efisiensi operasional sebesar 40 persen, mempercepat waktu distribusi sebesar 36 persen, dan kemampuan memenuhi ekspektasi customer sebesar 35 persen.
Sebab itu ia tidak heran melihat transformasi bisnis yang mampu meningkatkan pendapatan perusahaan secara signifikan.
“Kami berharap banyak perusahaan yang dapat belajar dari PLN yang berdasarkan penilaian dewan juri mendapat predikat Indonesia _Best Business Transformation_.
Transformasi sebenarnya merupakan _journey_ yang harus dijalankan supaya bisinis dapat terus relevan dengan perkembangan dan kondisi yang terus berubah,” jelas Kemal.
Dirinya juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pencapaian yang diperoleh oleh PLN.
“Kami dari SWA Media mengucapkan selamat kepada PLN atas langkah-langkah transformasi yng sudah dijalankan sehingga dapat meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada customer. Semoga keberhasilan ini dapat memacu PLN untuk terus memberikan yng terbaik kepada masyarakat di Indonesia,” ucap Kemal.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa pelayanan konsumen adalah salah satu aspirasi utama dalam transformasi PLN.
Melaui PLN Mobile perusahaannya membangun ekosistem pelayanan terintegrasi yang menyambungkan pelanggan, petugas di lapangan, dan kantor pusat PLN. Sehingga proses pelayanan listrik di PLN menjadi cepat dan prosesnya termonitor secara real time.
“Dalam transformasi ini ada program digitalisasi. Ini adalah perubahan cara pikir, cara kerja, dan proses bisnis. Manajemen pelayanan yang tadinya berbelit, sulit, dan panjang kita rombak dengan membangun platform digital sehingga prosesnya menjadi lebih singkat, cepat mudah,” ujar Darmawan.
Ia melanjutkan bahwa transformasi bisnis, PLN berpegang 4 aspirasi penting, yakni _Green_, _Lean_, _Innovative_, dan _Customer Focus.
Di mana masing-masing adalah upaya PLN untuk beralih dari energi fosil ke energi terbarukan (EBT), efisiensi biaya produksi, mendorong pertumbuhan bisnis model yang inovatif, yang tujuan akhirnya memberikan pelayanan terbaik pada pelanggan. Hasilnya, di tahun 2021 PLN mampu mencatatkan laporan keuangan terbaik dalam sejarah PLN.
“Di sini kami membangun struktur _roadmap_ nya seperti apa dan itu kami jaga terus. Sehingga kami bisa melakukan penghematan dan membukukan keuangan yang baik," ujar Darmawan.
Ia merinci untuk Lean, PLN mampu mengurangi cost sebesar Rp 23,87 Triliun. Sedangkan dampak dari Innovative perusahaan mendapatkan revenue sebesar Rp 23,69 Triliun.