Niat Minta Tolong Berih-Bersih, Pegawai PN Prabumulih Temukan Abas Sudah Jadi Mayat

Sesosok mayat pria ditemukan meninggal dunia di bekas warung nasi di Jalan Raya Sindur tepatnya di belakang gedung Pengadilan Negeri Kota Prabumulih

Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/EDISON
Tim Identifikasi Polres Prabumulih saat mengevaluasi jenazah Abas untuk dibawa ke kamar Mayat RSUD Prabumulih, Senin (29/8/2022). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH -- Sesosok mayat pria ditemukan meninggal dunia di bekas warung nasi di Jalan Raya Sindur tepatnya di belakang gedung Pengadilan Negeri Kota Prabumulih atau disampingnya Pemkot Prabumulih, Senin (29/8/2022) sekitar pukul 10.00. 


Korban tersebut diketahui adalah Basyumi Alabas (70) yang merupakan warga asli Bandar Lampung. Jenazah saat ditemukan dengan kondisi tanpa mengenakan baju, terlentang di atas kasur warung. 


Korban yang akrab disapa Abas itu pertama ditemukan oleh salah satu pegawai Pegadilan Negeri (PN) kota Prabumulih diduga hendak meminta tolong lantaran korban sering bekerja membantu bersih-bersih di pengadilan. 


Saksi mencium bau busuk dari dalam warung yang dalam kondisi tertutup tersebut. Lalu memberitahu warga dan petugas kepolisian Polres Prabumulih.


Hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti penyebab korban meninggal dunia namun kuat dugaan korban tewas akibat sakit.


 Dari tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan dan barang berharga seperti motor serta lainnya di dalam warung masih utuh alias tidak hilang.


Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Alita Firman SH MH membenarkan penemuan mayat tersebut.


Menurut Kasat Reskrim, korban ditemukan sendiri di dalam warung dalam kondisi terlentang di tempat tidur, dugaan sementara korban meninggal akibat sakit.


"Korban telah diidentifikasi dan saat ini telah dibawa petugas kita ke Kamar Mayat RSUD Prabumulih," ujarnya.


Firman menuturkan, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan petugas sendiri telah memasang garis polisi di lokasi penemuan. "Korban ini sendirian tinggal di kota Prabumulih, anak-anak almarhum ini di Lampung," bebernya.


Sementara itu, Eva yang merupakan teman korban mengaku korban sering ke rumahnya untuk bertamu dengan keluarganya untuk ngobrol dan ngopi.


"Beliau ini orangnya baik, sering ke rumah kami sering ngopi dan ngobrol. Beberapa hari lalu beliau ini pernah minta telpon kan anaknya di Lampung untuk menjenguknya namun anaknya tidak datang," bebernya seraya mengetahui korban telah meninggal dunia.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved