Waria Ditemukan Tewas di Lubuklinggau
Ada Pisau Menancap di Pinggang Kanannya, Waria di Lubuklinggau Diduga Dibunuh
"Karena di pinggang kanannya masih tertancap pisau," ujar Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi melalui Wakapolres Lubuklinggau Kompol MP Nasution.
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Seorang waria bernama Ontary alias Tary (40) yang ditemukan tewas di salon kontrakannya di Kota Lubuklinggau, Sumsel, diduga dibunuh.
Warga Desa Lubuk Mumpo Kecamatan Kota Padang Kabupaten Lebong Rejang Provinsi Bengkulu ini ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi tertancap pisau di pinggang sebelah kanannya.
Saat ditemukan Tary warga sekitar mengenalnya. Mayatnya sudah dalam kondisi membusuk dengan posisi tidur terlentang tertutup kain warna merah.
Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Aisyah Kota Lubuklinggau untuk dilakukan Visum.
Baca juga: BREAKING NEWS; Waria di Lubuklinggau Ditemukan Tewas Membusuk di Salon Kontrakannya
Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi melalui Waka Polres Lubuklinggau Kompol MP Nasution mengatakan, awalnya diduga penemuan mayat biasa.
"Kami mendapat informasi dari masyarakat ada bau yang tidak sedap, kemudian anggota turun membongkar ruko kontrakan itu," ungkap wakapolres, pada wartawan, Kamis (25/8/2022).
Dijelaskan, setelah tim datang bersama tim Inafis mendapati sosok mayat. Setelah kain yang menutupi tubuhnya dibuka, ada dugaan korban dibunuh.
"Karena di pinggangnya (sebelah kanan) masih tertancap pisau," ujarnya.
Atas temuan ini gabungan Satreskrim Polres Lubuklinggau dan Polsek Lubuklinggau Selatan melakukan olah TKP. Mayat dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.
Hasil olah TKP sementara mayat korban sudah meninggal lebih dari dua sampai tiga hari. Karena kondisi badannya sudah bengkak dan mulai menimbulkan bau busuk.
"Kita sudah membentuk tim untuk melakukan pengungkapan dan mudah-mudahan cepat terungkap," katanya. (eko hepronis/ts)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Waria-Tewas-di-Lubuklinggau-DIduga-Dibunuh.jpg)