Dexlite Sepi Pembeli, Pengguna Mobil Mewah di Palembang Rela Antre Panjang Solar, Ini Alasannya

BBM subsidi baik pertalite dan solar kian hari makin panjang di tiap SPBU di Kota Palembang, hingga pengguna mobil mewah rela antre panjang demi Solar

Penulis: Bima Pratama Wijaya | Editor: adi kurniawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Antrean BBM (Bahan Bakar Minyak) subsidi baik Pertalite dan Solar kian hari makin panjang di tiap SPBU di Kota Palembang, Kamis (11/8/2022), mengingat harga BBM subsidi memiliki selisih yang jauh dibandingkan non subsidi.

Terutama harga BBM Solar yang biasa digunakan untuk mesin diesel hanya berada di angka Rp 5.150, sedangkan harga BBM non subsidi Dexlite Rp 18.150 dan Pertamina Dex Rp 19.600 di kota Palembang.

Oleh selisih harga yang cukup signifikan, para pengguna mobil mewah rela antre panjang untuk membeli Solar dari pada Dexlite.

"Harganya BBM non subsidi tinggi banget, jadi saya antre solar aja," sebut salah satu pengguna kendaraan pribadi yang menggunakan Pajero.

Pengguna Pajero yang tak ingin disebutkan namanya menambahkan ia real antre panjang bersama truk dibandingkan isi non subsidi.

"Selisih harganya aja lebih dari 13 ribu, mana lagi ini masih jaman covid, masih susah," tambahnya.

Selisih harga yang jauh menjadi alasan banyak mobil pribadi bermesin diesel banting stir ke solar.

Pantauan langsung di lapangan, antrean panjang baik kendaraan truk dan pribadi hingga memakan badan jalan.

Kondisi arus lalu lintas yang seharusnya memiliki 2 jalur harus menyempit menjadi 1 jalur akibat antrean tersebut.

Terakhir ia berharap agar kondisi krisis minyak seperti ini bisa cepat berakhir.

"Ya, semoga keadaan seperti ini bisa cepat membaik lah," harapnya.

ilustrasi
Sumbere: https://covid19.go.id/
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved