INI Dia Sosok 3 Tokoh Pengibar Bendera Merah Putih Pertama Proklamasi Kemerdekaan RI
Mengetahui sejarah bendera merah putih tak akan lengkap jika tak mengetahui siapa saja sosok di balik pengibaran bendera merah putih
Surastri Karma (SK) Trimurti merupakan salah satu perempuan yang bertugas sebagai pengibar bendera saat proklamasi kemerdekaan.
Lahir pada 11 Mei 1912, SK Trimurti menjalani pendidikan dasar di Noormal School dan AMS di Surakarta.
Kemudian, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI).
Selama masa pergerakan, SK Trimurti aktif di Partai Indonesia (Partindo). Ia juga berkarier sebagai guru sekolah dasar.
Profesinya sebagai guru tak menghentikan SK Trimurti untuk berkarya melalui tulisan. Bahkan, ia sempat dipenjara karena mendistribusikan leaflet anti-kolonial.
Selama di penjara, tulisan yang dihasilkannya justru semakin kritis.
Saat proklamasi kemerdekaan diselenggarakan Indonesia, SK Trimurti telah menjadi istri dari Sayuti Melik, sosok pengetik teks proklamasi kemerdekaan.
Pasca kemerdekaan, Trimurti diangkat sebagai Menteri Tenaga Kerja pertama di Indonesia di bawah Perdana Menteri Amir Syarufuddin pada 1947 hingga 1948.
Trimurti meninggal pada 20 Mei 2008 pada usia 96 tahun di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Soebroto Jakarta.
Latief Henderaningrat.
Di antara tiga tokoh pengibar bendera merah putih pertama, Latief merupakan tokoh ditunjuk mendadak ketika upacara berlangsung.
Dalam upacara kemerdekaan 17 Agustus 1945, Latief awalnya bertugas mendampingi Soekarno dan Hatta.
Ia bertanggung jawab atas keamanan selama upacara berlangsung.
Namun, setelah Soekarno selesai membacakan naskah proklamasi, Latief tiba-tiba diberi amanat untuk mengibarkan bendera merah putih bersama Suhud dan SK Trimurti.
Muncul dua pemuda membawa baki yang sudah ditaruh bendera Merah Putih di atasnya, kemudian mereka berjalan mendekat ke arah Latief.